Kamis, 07 April 2016

Menguji Kinerja Kementerian Kesehatan Lewat Nusantara Sehat

Kinerja Kementerian bagi saya hal yang cukup menarik. Terlebih di masa kepemimpinan pak presiden Joko Widodo. Kabinet Kerja dengan tagline "Kerja, Kerja, Kerja". 

Kinerja menjadi perhatian bagi saya sebagai masyarakat, ukuran seberapa usaha kementerian bekerja. Terlebih dengan isu reshuffle Kabinet Kerja yang makin banyak diperbincamgkan.

Jumat sore dalam perjalanan saya menuju pulang, membaca tweet yang berseliweran di Twitter. Tidak sengaja membaca tweet dari akun Twiter @CNNIDdaily tentang kinerja kementerian. 

Membaca, mengamati, dan meneliti kinerja kementerian demi kementerian. Saya menemukan Kementerian Kesehatan menempati peringkat ke 10 kementerian berkinerja terbaik.

Hasil penilaian kinerja kementerian berdasarkan penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) 10 Kementerian Berkinerja Terbaik adalah sebagai berikut:

Kinerja Kementerian Kabinet Kerja (Peringkat 1-5)
Kinerja Kementerian Kabinet Kerja (Peringkat 1-5)

Kinerja Kementerian Kabinet Kerja (Peringkat 6-10)
Kinerja Kementerian Kabinet Kerja (Peringkat 6-10)
Tentu saya turut senang dan bersyukur. Menurut pandangan saya ada dua faktor yang membuat Kementerian Kesehatan masuk peringkat 10 besar. Yang pertama, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan yang kedua Program Nusantara Sehat.

Mungkin masyarakat agak asing dengan istilah JKN, namun masyarakat sangat familiar dengan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan yang membantu menyelenggarakan program JKN.

Hampir setiap hari kita menemukan pemberitaan tentang BPJS Kesehatan. Dari berbagai sudut pemberitaan, masyarakat sudah mengenal JKN secara tidak langsung BPJS Kesehatan.

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Sangat berbeda dengan program Nusantara Sehat. Program yang sulit ditemukan pemberitaannya. Apa itu Nusantara Sehat? Apa saja yang dikerjakan dan dilakukan saat program Nusantara Sehat? 

Program Nusantara Sehat
Masyarakat sangat familiar dengan BPJS Kesehatan, namun asing dengan program Nusantara Sehat.

Pada tulisan saya tahun lalu, Kementerian Kesehatan pernah memperkenalkan program Nusantara Sehat kepada blogger. Bisa dilihat pada tulisan ini

Berikut kutipannya tulisan saya saat sosialiasasi program Nusantara Sehat:

"Secara garis besar program Nusantara Sehat adalah Program edukasi tentang kesehatan pada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan pedalaman.

Setiap tim Nusantara Sehat beranggotakan sembilan orang. Dengan satu sampai dua dokter, anggota lainnya tenaga kesehatan lain. Setiap tim akan memberikan edukasi kesehatan selama dua tahun."

Saya memahami konsep dasar program Nusantara Sehat sangat baik. Namun bagi saya "Seeing is Believing", saya tak mau sekedar mendengar dan mengetahui program Nusantara Sehat. Saya percaya program Nusantara Sehat adalah bagian dari "kerja, kerja, kerja" Kementerian Kesehatan.

Namun akan lebih meyakinkan bagi saya, jika saya bisa melihat dengan mata saya sendiri. Melihat secara langsung para anak muda dan semua tim yang terlibat dalam program Nusantara Sehat.

Saya ingin "menguji kinerja Kementerian Kesehatan" lewat program Nusantara Sehat dengan bergabung dalam kegiatan Nusantara Sehat. Menguji kelayakan Kementerian Kesehatan yang menduduki predikat 10 Kementerian Berkinerja Terbaik.

Saya "menantang" agar saya bisa melihat langsung kegiatan Nusantara Sehat secara langsung. Siapa tahu Kementerian Kesehatan ternyata, tidak layak ada di peringkat 10 besar. Mungkin malahan di peringkat 5 besar seharusnya.

Jika saya menjadi bagian Tim Nusantara Sehat, saya akan mendokumentasikan setiap kegiatan Nusantara Sehat dalam beragam bentuk: tulisan, gambar, suara, dan video secara langsung. a

Tak hanya mendokumentasikan, namun juga berbincang dengan masyarakat sekitar, berbincang dengan para pemuda Nusantara Sehat, dan mengamati dampak bagi masyarakat sekitar. Karena sebaik-baiknya program adalah yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Bukan sekedar jadi "program".

Jika saya berkesempatan melihat "kerja, kerja, kerja" Kementerian Kesehatan dan berpartisipasi sebagai tim Program Nusantara Sehat" bagi saya sebagai masyarakat.

Menjadi "bukti" bagi saya bahwa kinerja Kementerian Kesehatan di peringkat 10 besar memang sangat layak, bahkan bisa berkinerja lebih baik dari lembaga negara lainnya.

Akhirnya saya kembali mengucapkan selamat kepada Kementerian Kesehatan. Tak lupa juga agar saya bisa melihat "kerja, kerja, kerja" Kementerian Kesehatan secara langsung. Bukan sekedar dari "katanya". Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar