Senin, 06 April 2015

Kredit Usaha Rakyat, Dulu dan Kini


Kredit Usaha Rakyat atau dikenal dengan KUR awalnya mulai dilaksanakan pada 9 Maret 2007 yang kemudian diluncurkan oleh bapak Presiden pada 5 November 2007. Penyaluran KUR dilakukan melalui 7 Bank Nasional dan 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD) . KUR adalah jenis kredit yang memberikan kesempatan bagi pelaku usaha UMKM untuk memperoleh pinjaman uang untuk pengembangan usaha mereka. 

Pada umumnya pelaku UMKM tidak bankable namun feasible (layak) menerima. Jika pada kredit perbankan pada umumnya mengharuskan minimal usaha sudah berjalan 2 tahun maka dengan adanya KUR maka cukup syarat usaha berjalan bisa 6 bulan saja sudah bisa mengajukan KUR.  Jenis KUR terdiri
yaitu KUR Mikro dan KUR Retail, KUR Mikro bagi nasabah perorangan dan KUR Retail bagi nasabah perorangan, kelompok dan koperasi (badan usaha lainnya yang sesuai ketentuan). Bunga KUR Mikro yang dibebankan sebesar 22% dengan besaran pinjaman 20 juta per debitur dan KUR Retail sebesar 14% dengan besaran pinjaman 20-500 juta. Memang cukup besar bunganya mengingat resiko terhadap KUR relatif besar akan terjadinya kredit macet. 

Untuk melakukan pinjaman maka hanya dapat dilakukan sesuai dengan KTP pelaku UMKM, misalkan ber-KTP Surabaya namun saat ini tinggal dan memiliki usaha di Semarang.  Maka tidak bisa melakukan pinjaman KUR di Semarang, namun harus ke Surabaya.  Per Desember 2014 dana yang dikucurkan untuk KUR sebesar 11,7 Triliun.

Seiring dengan berjalannya waktu pada bulan Desember 2014 mulai terdengar berita bahwa program KUR akan dihentikan sementara dan ditinjau ulang dan ternyata hal itu terjadi. Untuk sementara program KUR dihentikan. Hal ini mengigat presentasi kredit macet (Non Performing Loan) dari KUR cukup tinggi kisaran 1,5-24%. Banyak respon dari masyarakat baik yang menolak maupun yang mendukung atas kebijakan untuk meninjau ulang program KUR.

Pada bulan Maret 2015 akhirnya program KUR kembali dijalankan dengan beberapa perubahan ketentuan terhadap program KUR:
 -Bunga KUR turun 1% dari 22% menjadi 21%
 -Besaran pinjaman KUR menjadi maksimal 20 juta
-Bank Nasional penyalur KUR utama adalah Bank BRI dan Bank pendukung  adalah Bank BNI dan Bank Mandiri. Semua bank BPD dicoret dari daftar penyalur KUR.
-Pada 6 Maret, ada perubahan lagi dengan kembalinya  12 Bank Pembangunan  Daerah (BPD) menjadi penyalur KUR yang memiliki rasio kredit Macet (Non Performing Loan) maksimal 5%.

Jadi, dari 7 Bank Nasional menjadi 3 Bank Nasional dan dari 26 BPD menjadi 12 BPD, limit pinjaman dan besaran bunga yang turun. Semoga dengan perubahan program KUR yang baru menjadi lebih baik!

1 komentar:

  1. Selamat hari untuk semua warga negara Indonesia dan juga semua ASIA, nama saya Nyonya Nurliana Novi, tolong, saya ingin berbagi kesaksian hidup saya di sini di platform ini untuk semua warga negara Indonesia dan seluruh asia untuk berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah telah benar mendukung saya melalui ibu yang baik Nyonya Elina

     Setelah beberapa periode mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak terus, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan Rp 15.000.000 dengan pemberi pinjaman yang berbeda.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian intorduce saya kepada Nyonya Elina, yang adalah pemilik dari sebuah perusahaan pinjaman global, jadi teman saya meminta saya untuk mengajukan permohonan dari Nyonya Elina, jadi saya mengumpulkan keberanian dan menghubungi Ny. Elina.

    Saya mengajukan pinjaman sebesar Rp500.000.000 dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua pengaturan dilakukan pada transfer kredit, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pinjaman transfer saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi Mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari dua jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu adalah lelucon sampai saya menerima panggilan dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah Rp500.000.000. Saya sangat senang bahwa ALLAH akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang telah memberi saya keinginan hati saya.


    Mereka juga memiliki tim ahli yang akan menyarankan Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan bagaimana menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda.


    Semoga ALLAH memberkati Ibu Elina untuk membuat hidup mudah bagi saya, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik untuk mendapatkan pinjaman untuk dapat menghubungi Ibu Elina melalui email: elinajohnson22@gmail.com untuk pinjaman Anda

    Ada perusahaan palsu lain online menggunakan kesaksian saya untuk mencapai keinginan egois mereka, saya adalah satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, ketika Anda menghubungi kemudian meminta mereka untuk bukti pembayaran di sana kepada ibu ,, harap berhati-hati dari orang-orang ini baik-baik saja

    Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya yang sebenarnya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa Tuhan akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda.
    Satu lagi nama saya adalah mrs nurliana novi, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: nurliananovi96@gmail.com

    BalasHapus