Sabtu, 01 September 2018

Memahami Bisnis Peer to Peer Lending Cash Loan di Indonesia

Layanan Peer to Peer Lending Cash Loan saat ini cukup populer di masyarakat, adanya kebutuhan bagi masyarakat untuk mendapatkan pinjaman dalam jangka waktu pendek secara online. Bahkan menurut data Asosiasi FinTech Indonesia (Aftech) sudah mencapai 1 juta penerima pinjaman dari keseluruhan perusahaan fintech Peer To Peer Lending Cash Loan di Indonesia. Namun, sebenarnya seperti apa bisnis model bisnis Peer To Peer Lending di Indonesia?

Untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Asosiasi FinTech Indonesia (Aftech) bekerjasama dengan Uang Teman menyelenggarakan Media Workshop dengan tema "Memahami Bisnis P2P Lending - Cash Loan" di Kantor Uang Teman. Dipandu oleh pak Dino Martin dari Pendanaancom bersama pak Aji Satria Sulaiman selaku Direktur Aftech, Sunu Widyatmoko selaku Ketua Bidang Pinjaman Cash Loan Aftech, dan Aidil Zulkifli selaku CEO & Founder Uang Teman.


Peer To Peer Cash Loan adalah salah satu bagian dari layanan FinTech, ada layanan FinTech lainnya di Indonesia. Saat ini sudah ada regulasi yang mengatur layanan Fintech P2P Lending Cash Loan, mulai memberikan pembiayaan hanya boleh diberikan kepada individu dengan limit yang tertentu untuk jangka waktu pendek, mekanisme penagihan, besaran fee, dan besaran pinalty yang dikenakan.

Di Indonesia baru sekitar 6% dari penduduk dewasa yang memiliki kartu kredit, sehingga ada "kesenjangan atau gap" akan kebutuhan akan pembiayaan bagi masyarakat. Terlebih untuk jangka waktu pendek dengan jumlah yang tidak besar, masyarakat idak bisa mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan formal. Sehingga payanan P2P Lending Cash Loan menjadi pilihan pembiayaan oleh masyarakat yang membutuhkan. Namun, masyarakat sebagai konsumen perlu jeli dalam memilih jasa P2P Lending yang legal dan terdaftar di OJK.



Layanan P2P Lending Cash Loan memanfaatkan teknologi untuk memastikan calon peminjam memberikan data yang benar dan valid, dikarenakan pembiayaan yang diberikan secara online tanpa tatap muka. Sehingga ada risiko bahwa data yang diberikan tidak valid, sehingga layanan P2P Lending Cash Loan memastikan dahulu lokasi, profil, dan data-data calon peminjam sebelum pembiayaan diberikan.



Hal tersebut dilakukan agar peminjan mengajukan pinjaman secara bertanggung jawab. Dalam hal keamanan data ada pedoman perilaku layanan pinjaman meminjam uang berbasis teknologi informasi sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan layanan fintech yang menawarkan jasa P2P Lending Cash Loan secara legal terdaftar di OJK.

Praktik ilegal jasa P2P Lending Cash Loan akan merugikan pengguna, karena tidak mengikuti dan tunduk pada peraturan yang disepakati oleh anggota Aftech. Saat ini sudah ada 64 perusahaan fintech P2P Lending Cash Loan yang terdaftar di OJK, sehingga mengikuti regulasi yang berlaku. Termasuk data-data peminjam diperlukan untuk menghindari praktek Money Laundry, pelaku bisnis fintech P2P yang menjadi anggota Aftech memiliki kode etik, termasuk dalam proses penagihan ke konsumen.

Sejak tahun 2014 Uang Teman mulai hadir sebagai pionir P2P Lending Cash Loan di Indonesia. Pada tahun 2017 terdaftar di OJK, pak Aidil Zulkifli selaku founder Uang Teman melihat ada peluang akan kebutuhan pinjaman jangka pendek yang diperlukan masyarakat Indonesia. Untuk proses penagihan Uang Teman menggunakan jasa in-house yang dilakukan oleh karyawan Uang Teman.



Dalam melakukan pemberian pembeiayaan secara cash Loan Uang Teman, peminjam bisa melihat secara transparansi dengan mengakses aplikasi,  besaran biaya yang dibebankan, sehingga ada keterbukaan, dan pengguna tidak merasa dirugikan. Saat ini pun proses pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat, tidak menggunakan sistem bunga berbunga.

Namun, sistem pembiayaan dengan besaran fee tertentu yang dibebankan kepada pengguna berdasarkan besaran risiko yang dihadapi oleh layanan P2P Lending. Seandainya pun peminjaman tidak bisa membayar, hanya akan dikenakan biaya pinalty, dan ditawarkan kemudahan cara untuk membayarnya tanpa dikenakan sistem bunga berbunga.

Melalui layanan P2P Lending diharapkan meningkatkan literasi keuangan masyarakat, sehingga ada menjadi multiplier effect yang diharapkan hadirnya bisnis fintech di P2P Lending - Cash Loan. Bahkan sudah ada testimoni dari pengguna Uang Teman yang merasa terbantu, sehingga bisa kini bisa menjalankan bisnis kuliner dengan lancar.



Sebanyak 30% dari total pembiayaan dari Uang Teman digunakan untuk usaha produktif atau usaha mikro, sesuai kebutuhan para pengusaha mikro yang membutuhkan dana cepat dan mudah. Bahkan Uang Teman sudah bekerjasama dengan investor perusahaan, seperti J Trust Bank melalui fasilitas pendanaan yang disalurkan kepada masyarakat.

14 komentar:

  1. Nah ini yang menarik, kita sebagai konsumen bisa mendapatkan informasi yang jelas dan transparan. Boleh jiga nih UangTeman untuk tambah modal bisnis.

    BalasHapus
  2. Beruntung banget ya mas, bisa belajar langsung dari ahli2nya tentang Peer to Peer Lending Cash Loan di Indonesia...

    BalasHapus
  3. Kudu hati-hati nih dgn fintech Ilegal g bisa merugikan masyarakat.

    BalasHapus
  4. Para pengusaha UKM atau mikro memang kadang kesulitan mendapatkan pinjaman ya, harus ada pihak yg concern trhdap hal ini, salut deh uangteman mau membantu pinjaman untuk kalangan menengah ke bawah.

    BalasHapus
  5. Waah Uang Teman membantu juga ya buat pelaku usaha, bagus juga nih klo butuh buat usaha, ntar coba akh di uangteman.

    BalasHapus
  6. Penting untuk teliti ya Gio, cari fintech yang terdaftar di OJK. Biar aman dan tenang...

    BalasHapus
  7. Uangteman ini sempat menjadi perhatian,tapi tidak seperti yang dikira yaa..

    BalasHapus
  8. Aku termasuk yang mendukung kalo minjem duit yang produktif hehehe

    BalasHapus
  9. Bantu banget nih dengan adanya uangteman. Usaha bisa terus berjalan lancar ga takut kehabisan modal.

    BalasHapus
  10. Halo kokoh. datang ke acara konferensi pers ini aku jadi makin banyak tahu nih bawa fintech ini luaas banget ya pengkategoriannya

    BalasHapus
  11. KABAR BAIK!!!

    Nama saya Aris Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu untuk Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah orang-orang iseng, karena mereka kemudian akan meminta untuk pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, sehingga hati-hati dari mereka penipuan Perusahaan Pinjaman.

    Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial dan putus asa, saya telah tertipu oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan digunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia, yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dan tingkat bunga hanya 2%.

    Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya diterapkan, telah dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.

    Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman apapun, silahkan menghubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan oleh kasih karunia Allah ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda menuruti perintahnya.

    Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan bercerita tentang Ibu Cynthia, dia juga mendapat pinjaman baru dari Ibu Cynthia, Anda juga dapat menghubungi dia melalui email-nya: arissetymin@gmail.com sekarang, semua akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening mereka bulanan.

    Sebuah kata yang cukup untuk bijaksana.

    BalasHapus
  12. Nama saya Yodika Roni, saya pemilik bisnis dan saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman Internet karena banyak pemberi pinjaman Internet di sini palsu dan mereka hanya berbagi cerita untuk mencuri uang Anda. Bisnis saya menderita karena saya tidak punya uang untuk berinvestasi untuk membuat bisnis saya besar sehingga saya dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan dan juga memiliki cabang lain. Jadi, saya memutuskan untuk pergi ke bank saya untuk meminta pinjaman tetapi saya ditolak karena saya tidak memiliki jaminan yang diperlukan bank.
                      Jadi, saya akan melalui internet dan saya melihat begitu banyak cerita bagus tentang bagaimana mereka mendapat pinjaman dan mereka memasukkan email untuk dihubungi, jadi, saya memutuskan untuk mencoba jika saya dapat meminjam dari mereka dan saya menghubungi salah satunya. Saya diminta untuk mengirimkan semua dokumen saya dan mereka meminta saya membayar untuk menerima pinjaman, saya membayar total Rp14.000.000 dan saya tidak menerima pinjaman. Dan begitulah hidup saya berubah dari buruk menjadi yang terburuk. bisnis saya berada di garis hancur dan saya berpikir untuk mengambil hidup saya karena tidak ada yang menarik minat saya lagi.

    Tetapi dalam semua yang terjadi pada saya, saya masih berdoa kepada Allah untuk menyelamatkan saya dari masalah ini yang saya telah menempatkan diri ke dalam, saya berdoa kepada Allah setiap hari karena hanya Allah sendiri yang dapat mengubah situasi saya.
    Minggu lalu hari Senin, setelah saya melaporkan apa yang terjadi pada saya kepada polisi, saya pergi untuk memeriksa situs web di mana saya melihat pos wanita yang mencuri uang saya, saya melihat sebuah pos oleh Ny. Sarah Ward yang mengatakan bahwa setiap perusahaan pinjaman tanpa situs web perusahaan legal adalah palsu dan mereka bukan pemberi pinjaman. Saat itulah saya menyadari bahwa saya yang membuat kesalahan dan saya seharusnya tidak menghubungi wanita yang mencuri uang saya atas nama perusahaan pinjaman karena mereka tidak memiliki situs web, itu hanya email yang saya lihat.

    Jadi, saya memutuskan untuk mengunjungi situs web pos oleh Ny. Sarah Ward yaitu: www.24hoursfinance.org
    Saya memeriksa situs web dan saya menemukan bahwa itu nyata, jadi, saya mengajukan pinjaman dari perusahaan dan mereka mengirimi saya syarat yang saya setujui. Setelah persetujuan pinjaman saya, saya diminta untuk mengirimkan rincian bank saya yang saya lakukan. Saya baru saja di rumah saya dan saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan pinjaman saya. Saya sangat bahagia dan saya berjanji kepada Allah bahwa saya harus mengambil waktu saya untuk membagikan cerita ini sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para lender yang buruk itu.
    Saya ingin Anda yang membaca cerita saya untuk menghubungi 24HOURSFINANCE jika Anda membutuhkan pinjaman sehingga Anda tidak akan kehilangan uang Anda kepada para pencuri itu. .
                     Jadi, saya menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu semua orang dari Indonesia dan negara lain yang tepat untuk membaca cerita saya dan dia perlu pinjaman untuk menghubungi 24HOURSFINANCE Situs web melalui: www.24hoursfinance.org
    Anda masih dapat menghubungi mereka melalui email: 24hoursfinance.org@gmail.com
    Anda dapat Menghubungi mereka di Whatsapp melalui: +1 (929) 251-1654

     jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut dari saya, maka jangan ragu untuk menghubungi saya melalui Email: yodikaroni@gmail.com
    Sekali lagi terima kasih atas semua telah membaca ceritaku, dan tolong bagikan ceritamu setelah menerima pinjamanmu dari 24HOURSFINANCE sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para pemberi pinjaman jahat itu dan semoga Allah terus memberkati kita semua dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran.

    BalasHapus
  13. Nama saya Yodika Roni, saya pemilik bisnis dan saya ingin menggunakan media ini untuk menyarankan semua orang untuk berhati-hati dalam mendapatkan pinjaman Internet karena banyak pemberi pinjaman Internet di sini palsu dan mereka hanya berbagi cerita untuk mencuri uang Anda. Bisnis saya menderita karena saya tidak punya uang untuk berinvestasi untuk membuat bisnis saya besar sehingga saya dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan dan juga memiliki cabang lain. Jadi, saya memutuskan untuk pergi ke bank saya untuk meminta pinjaman tetapi saya ditolak karena saya tidak memiliki jaminan yang diperlukan bank.
                      Jadi, saya akan melalui internet dan saya melihat begitu banyak cerita bagus tentang bagaimana mereka mendapat pinjaman dan mereka memasukkan email untuk dihubungi, jadi, saya memutuskan untuk mencoba jika saya dapat meminjam dari mereka dan saya menghubungi salah satunya. Saya diminta untuk mengirimkan semua dokumen saya dan mereka meminta saya membayar untuk menerima pinjaman, saya membayar total Rp14.000.000 dan saya tidak menerima pinjaman. Dan begitulah hidup saya berubah dari buruk menjadi yang terburuk. bisnis saya berada di garis hancur dan saya berpikir untuk mengambil hidup saya karena tidak ada yang menarik minat saya lagi.

    Tetapi dalam semua yang terjadi pada saya, saya masih berdoa kepada Allah untuk menyelamatkan saya dari masalah ini yang saya telah menempatkan diri ke dalam, saya berdoa kepada Allah setiap hari karena hanya Allah sendiri yang dapat mengubah situasi saya.
    Minggu lalu hari Senin, setelah saya melaporkan apa yang terjadi pada saya kepada polisi, saya pergi untuk memeriksa situs web di mana saya melihat pos wanita yang mencuri uang saya, saya melihat sebuah pos oleh Ny. Sarah Ward yang mengatakan bahwa setiap perusahaan pinjaman tanpa situs web perusahaan legal adalah palsu dan mereka bukan pemberi pinjaman. Saat itulah saya menyadari bahwa saya yang membuat kesalahan dan saya seharusnya tidak menghubungi wanita yang mencuri uang saya atas nama perusahaan pinjaman karena mereka tidak memiliki situs web, itu hanya email yang saya lihat.

    Jadi, saya memutuskan untuk mengunjungi situs web pos oleh Ny. Sarah Ward yaitu: www.24hoursfinance.org
    Saya memeriksa situs web dan saya menemukan bahwa itu nyata, jadi, saya mengajukan pinjaman dari perusahaan dan mereka mengirimi saya syarat yang saya setujui. Setelah persetujuan pinjaman saya, saya diminta untuk mengirimkan rincian bank saya yang saya lakukan. Saya baru saja di rumah saya dan saya menerima pemberitahuan dari bank saya bahwa akun saya telah dikreditkan dengan pinjaman saya. Saya sangat bahagia dan saya berjanji kepada Allah bahwa saya harus mengambil waktu saya untuk membagikan cerita ini sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para lender yang buruk itu.
    Saya ingin Anda yang membaca cerita saya untuk menghubungi 24HOURSFINANCE jika Anda membutuhkan pinjaman sehingga Anda tidak akan kehilangan uang Anda kepada para pencuri itu. .
                     Jadi, saya menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu semua orang dari Indonesia dan negara lain yang tepat untuk membaca cerita saya dan dia perlu pinjaman untuk menghubungi 24HOURSFINANCE Situs web melalui: www.24hoursfinance.org
    Anda masih dapat menghubungi mereka melalui email: 24hoursfinance.org@gmail.com
    Anda dapat Menghubungi mereka di Whatsapp melalui: +1 (929) 251-1654

     jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut dari saya, maka jangan ragu untuk menghubungi saya melalui Email: yodikaroni@gmail.com
    Sekali lagi terima kasih atas semua telah membaca ceritaku, dan tolong bagikan ceritamu setelah menerima pinjamanmu dari 24HOURSFINANCE sehingga orang lain dapat diselamatkan dari tangan para pemberi pinjaman jahat itu dan semoga Allah terus memberkati kita semua dan memberi kita umur panjang dan kemakmuran.

    BalasHapus
  14. Banyak yang mengkatikan peer to peer lending sama dengan payday loan.
    Padahal ini dua hal yang berbeda loh.
    perbedaan peer to peer lending dengan payday loan

    BalasHapus