Senin, 21 Januari 2019

Mencoba Kartu Jak Lingko, Naik Transjakarta dan Angkot Hanya Rp 3.500

Setelah pada tahun lalu mencoba layanan OK-Otrip, pada tahun ini saya mencoba layanan Jak Lingko. Selain berganti nama dari OK-Otrip menjadi Jak Lingko, kabarnya cakupannya akan lebih luas lagi hingga transportasi berbasis rel.  Dikenakan kartu OK-Otrip yang saya miliki hilang, maka saya harus membeli kartu kembali.

Kartu Jak Lingko Angkot Jakarta
Pembayaran Angkot dengan Kartu Jak Lingko

Saya mendatangi halte Tosari untuk membeli kartu Jak Lingko seharga Rp 10.000 (tanpa ada saldo). Kartu Jak Lingko yang saya dapatkan adalah kartu Tapcash, bekerjasama dengan BNI, sehingga bisa isi saldo di ATM dan EDC BNI. Namun, dikarenakan EDC BNI di halte Tosari sedang bermasalah, sehingga saya belum bisa mengisi saldo kartu Jak Lingko. Akhirnya saya melakukan pengisian saldo pada ATM BNI.

Kartu Jak Lingko bekerjasama dengan BNI
Kartu Jak Lingko bekerjasama dengan BNI

Pada 18 Januari 2019 saya mencoba kartu Jak Lingko. Setelah melakukan perjalanan dengan KRL sampai Stasiun Pesing, saya berjalan kaki menuju Halte Transjakarta Indosiar. Saya melakukan Tap In pada pukul 10.50 dan dikenakan tarif Rp 3.500, sampailah saya di Halte Transjakarta Kebon Jeruk pada pukul 11.14. (Kemudian saya menggunakan ojek online untuk menuju Nasi Gandul Bu Endang di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat)

Halte Transjakarta Kebon Jeruk
Halte Transjakarta Kebon Jeruk

Setelah selesai menikmati Nasi Gandul, tujuan selanjutnya adalah Central Park Mall. Saat berjalan keluar dan menyusuri Jalan Pesanggrahan, terlihat ada angkot berwarna merah dengan stiker "OK30" Meruya-Citraland. Jadi terpikir untuk mencoba naik angkot dengan kartu Jak Lingko, awalnya supir angkot memastikan memiliki kartu untuk pembayaran.

Angkot OK 30 Meruya-Citraland
Angkot OK 30 Meruya-Citraland

Suasana Angkot Meruya-Citraland
Suasana Angkot Meruya-Citraland

Saya masuk ke dalam angkot dan menyerahkan kartu Jak Lingko kepada supir. Kemudian ditempelkan pada alat Tap In yang ada di sebelah kiri supir. Perjalanan dari Jalan Pesanggarahan sampai di samping Citraland (Mal Ciputra) sekitar 24 menit, pada pukul 12.10 hingga 12.34. 

Tempat Penurunan Penumpang Angkot Meruya-Citraland

Perjalanan dari samping Citraland menuju Citraland dilanjutkan dengan berjalan kaki, mampir sejenak ke Hero untuk membeli minuman.  Pada pukul 12.50 saya sampai di Halte Transjakarta Grogol 2, kemudian iseng cek saldo di dekat loket, saldo pun belum berkurang lagi.

Pemandangan dari Halte Grogol 2

Kemudian Tap In untuk masuk ke dalam halte, saldo pun juga belum berkurang lagi pada pukul 12.55. Berjalan pada halte arah ke Pinang Ranti/PGC untuk menunggu bus, lalu turun di Halte S.Parman Podomoro City. Sampailah saya di dalam Central Park Mall pada pukul 13.10.  Perjalanan saya menggunakan dua kali Transjakarta dan satu kali angkot, cukup dengan membayar tarif sebesar Rp 3.500 (selama belum melewati durasi 3 jam).

Kesimpulan:

Pengalaman menggunakan Kartu Jak Lingko, sementara waktu ini masih sama dengan menggunakan kartu OK-Otrip. Namun, pada kesempatan kali ini, saya mencoba naik angkot yang hanya menerima pembayaran dengan kartu elektronik. Untuk rute Indosiar-Kebon Jeruk, Pesanggrahan-Citraland, dan Grogol 2-S.Parman Podomoro City dengan tarif Rp 3.500 cukup hemat.

Harapannya kartu Jak Lingko bekerjasama dengan bank lainnya juga. Sehingga memudahkan masyarakat memilih kartu bank. Termasuk kemudahan isi ulang saldo, sesuai rekening bank yang dimiliki oleh masing-masing orang. Penjualan kartu Lingko mungkin bisa lebih banyak tempat, saya perhatikan dari informasi di Twitter, baru tersedia pada halte tertentu.

9 komentar:

  1. baru mau beli kartunya.. tapi masih bingung dengan bank-nya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kerjasamanya dengan BNI, isi saldonya bisa secara tunai di halte bus TJ.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Saya pengalaman naik Jak Lingko berbeda perlakuan. Ada yang diminta tapping sekali saja, tapi juga ada yang minta dua kali, alasannya untuk tapping naik dan tapping turun... Pernah saya gambling, bahwa yang benar cuma sekali, karena saya belum memperoleh informasi sosialisasi tentang ini. Dan saya ancam laporkan ke Dishub, plus saya foto nama pengemudi. Ternyata, beberapa penumpang setelah saya cuma diminta tapping sekali... Mungkin takut dengan gertakan saya... Yang mau saya tanyakan, sebenarnya tapping yang benar sekali atau dua jali? Terima kasih...

      Hapus
  2. Kartu nya bisa untuk Stasiun KRL mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kartu Jak Lingko yang BNI bisa digunakan sebagai e-ticket KRL, tetapi berlaku tarif normal ya.

      Hapus
  3. Mau tanya. Kartu Jak Lingko Tap Cash bisa untuk dijadikan e-toll dan belanja di tempat yang support tap cash ngga?
    Kalau ada limitasi dibandingkan tap cash biasa, apa saja itu?
    Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak ada perbedaan penggunaan JakLingko TapCash dengan Tapcash BNI regular untuk penggunaan lainnya.

      Hapus