Senin, 21 Agustus 2017

Festival Prestasi Indonesia: Pancasila Sumber Inspirasi untuk Maju

Pada momen memperingati kemerderkaan Indonesia di tahun ke-71, tentunya kita patut untuk mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia hingga bisa meraih kemerdekaan. Salah satunya adalah dasar negara kita, yaitu Pancasila. Perjalanan panjang untuk menentukan sila pancasila, Pancasila lahir pada 1 Juni 1945 dan pada 18 Agustus 1945 memiliki rumusan baru yang ada sampai dengan saat ini. Pancasila menjadi dasar bagi kita warganegara Indonesia dalam menjalankan nilai-nilai dalam kehidupan kita sehari-hari.

Pada akhirnya presiden Joko Widodo menetapkan pada tanggal 1 Juni 2016 sesuai Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 sebagai Hari Lahir Pancasila. Pancasila memiliki nilai-nilai luhur dan kebaikan jika diamalkan, selain lima sila Pancasila berdasarkan ketetapan MPR no. I/MPR/2003 ada butir pengamalan Pancasila:

1. Ketuhanan yang Masa Esa

-Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
-Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
-Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
-Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
-Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
-Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
-Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

-Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
-Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
-Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
-Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
-Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
-Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
-Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
Berani membela kebenaran dan keadilan.
-Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
-Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia

-Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
-Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
-Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
-Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
-Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
-Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
-Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Pemusyawaratan Perwakilan

-Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
-Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
-Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
-Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
-Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
-Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
-Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
-Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
-Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
-Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

-Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
-Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
-Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
-Menghormati hak orang lain.
-Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
-Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
-Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
-Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
-Suka bekerja keras.
-Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
-Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.


Melalui butir-butir nilai Pancasila, sangat luas ruang lingkupnya dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih keadaan beberapa waktu terakhir, ada beberapa kejadian kurang baik. Sehingga kita bersama-sama perlu mengingat kembali nilai-nilai Pancasila, mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga kita menjadikan Pancasila Sumber Inspirasi Maju dalam setiap karya kita untuk mengharumkan nama bangsa.


Hal ini sejalan dengan langkah yang diambil presiden Joko Widodo, terbentuknya Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP). Dalam semangat memperingati HUT RI ke-72 diselenggarakan acara Festival Prestasi Indonesia 21-22 Agustus 2017 di Jakarta Convention Center. Akan hadir 72 ikon prestasi Indonesia sebagai sumber inspirasi kisah Pancasila Inspirasi Maju.

Pantau keseruan acara Festival Prestasi Indonesia di
-Facebook Fanpage: https://www.facebook.com/GenPancasila/
-Twitter: https://twitter.com/ukp_pancasila
-Instagram: https://www.instagram.com/ukp_pancasila

Selasa, 15 Agustus 2017

Pengalamanku Membuka Rekening Tabungan BNI

Tahun ini BNI memasuki HUT ke-72, banyak promo-promo yang cukup menggoda. Melihat besaran potongan harga yang lumayan, akhirnya sayapun memutuskan membuka rekening tabungan BNI. Ada dua jenis yang sesuai dengan saya BNI Taplus dan BNI Taplus Muda. Akhirnya pada hari Senin, 24 Juli 2017 saya mendatangi BNI di daerah Mangga Dua. Sayapun mendapat nomor antrian 11 untuk menuju ke customer service.

Kurang lebih 15 menit menunggu, nomor antrian sayapun dipanggil dan dipersilahkan ke customer service bernama Mba Rien. Sayapun diminta menunjukan dua identitas, KTP dan satu identitas lainnya. Bisa NPWP, SIM, Paspor, ataupun Kartu Keluarga yang ditunjukan. Hal ini untuk memastikan identitas calon nasabah memang asli. Sayapun kemudian dijelaskan oleh mba Rien, beberapa produk rekening yang sesuai dengan profil saya.

Perbedaan BNI Taplus dan BNI Taplus Muda

Ada rekening tabungan BNI Taplus dengan Setoran awal minimal 500ribu. Tersedia kartu ATM instan yang bisa langsung digunakan. Limit kartu ATM BNI Taplus untuk transfer ke sesama BNI hingga 50 juta misalnya dan tiga jenis pilihan kartu: silver, gold, dan platinum. Selain itu ada fasilitas lengkap SMS Banking, Mobile Banking, dan Internet Banking. Biaya administrasi bulanan BNI Taplus sebesar Rp 11.000 dan biaya kartu silver 2.000, jika saldo di bawah minimum Rp 150.000 akan dikenakan biaya Rp 5.000. Saldo yang bisa disisakan di rekening BNI Taplus sebesar Rp 15.000.

Selanjutnya dijelaskan produk tabungan BNI Taplus Muda untuk nasabah berusia 15-25 tahun. Ssetoran awal minimal 100 ribu, tidak disediakan buku tabungan, tapi ada e-statement yang dikirimkan setiap bulan via email. Proses pembuatan kartu ATM customized, prosesnya selama 14 hari kerja dengan biaya 25 ribu. Limit tarik tunai hanya 5 juta per hari, biaya administrasi 5 ribu per bulan. Ada saldo blokir sebesar 50ribu. Ada fasilitas SMS Banking, Mobile Banking, dan Internet Banking (tetapi hanya bisa transaksi non finansial: cek saldo dan cek mutasi).

Setelah saya menerima penjelasan rekening tabungan BNI Taplus dan BNI Taplus Muda, saya memutuskan memilih BNI Taplus Muda. Pertimbangannya besaran transaksi yang saya perlukan belun terlalu besar, selain itu biaya administrasinya lebih hemat bagi saya. Mba Rien mengeluarkan formulir pembukaan rekening tabungan dan menjelaskan poin penting, serta bagian yang perlu ditandatangani. Proses pembuatan rekening berlangsung selama 30 menit.

Karena rekening tabungan BNI Taplus Muda tidak mendapatkan buku tabungan, maka sayapun diberikan selembaran rincian rekening untuk mengetahui nomor rekening BNI saya.

Kartu ATM BNI
Taplus Muda
Pada akhirnya Senin, 14 Agustus 2017 kartu ATM BNI Taplus Muda saya baru bisa diambil. Seharusnya 14 hari kerja jatuh pada Jumat, 11 Agustus 2017 kartu ATM saya sudah bisa diambil, tak apalah karena terkendala proses pengiriman kartu dari kantor pusat ke kantor cabang. Sayapun sekalian melakukan aktivasi SMS Banking, Mobile Banking, dan Internet Banking. Kali ini saya dibantu oleh customer service bernama mba Nurul.

Konversi Tabungan Otomatis Taplus Muda ke Taplus
Konversi Tabungan Otomatis
Taplus Muda ke Taplus

Dijelaskan bahwa pada saat usia saya 25 tahun, BNI Taplus Muda akan terkonversi otomatis menjadi BNI Taplus dengan fasilitas dan biaya yang disesuaikan. Pada BNI Taplus Muda fasilitas internet banking, tak bisa melakukan transaksi finansial.

Proses aktivasi berjalan lancar, hanya saja ada sedikit kendala saat proses aktivasi SMS banking BNI. Ternyata nomor Telkomsel Halo yang saya gunakan, sudah terdaftar layanan SMS Banking atas nama nasabah BNI lain. Kemungkinan nomor yang gunakan adalah nomor recycle dari pengguna lain, sehingga saya diminta menggunakan nomor handphone lainnya untuk registrasi SMS Banking. Proses aktivasi SMS Banking, Mobile Banking, dan Internet Banking akhirnya selesai. Kini saya sudah bisa menikmati promo menarik dari BNI.
Promo MCD dengan Kartu Debit BNI
Promo MCD dengan
Kartu Debit BNI

Catatan: Tulisan didasarkan pada pengalaman pribadi dan penjelasan kedua petugas customer service. Penulis tidak memiliki hubungan kerjasama dengan BNI dalam penulisan artikel ini.

Senin, 07 Agustus 2017

Perjalanan Tim Agen 46, Menaklukan Tantangan 7 Missions BNI 2017

Pada rangkaian HUT-71 BNI, nasabah dan pegawai diajak untuk mengikuti 7 Missions BNI. Pada tahun 2017 adalah kedua kalinya diadakan 7 Missions BNI, tahun ini bertemakan BNI DigiLove, saya baru berkesempatan untuk mengikutinya dengan  Melihat cuplikan foto dan video yang diposting pada akun Instagram BNI, membuat saya melakukan pendaftaran, pada pengumunan awal saya belum terpilih. Sayapun mencoba daftar sebagai peserta waiting list, syukurlah saya terpilih dan bergabung di Tim Agen 46. 


Sabtu, 5 Agustus 2017 menjadi hari pelaksanaan 7 BNI Missions yang dinantikan. Seluruh peserta diminta berkumpul di Gedung BNI Sudirman, peserta yang ikut berjumlah 70 orang dibagi dalam 10 tim. Setiap tim harus menyelesaikan tantangan pada 7 tempat berbeda di Jakarta. Acarapun dimulai dengan kata sambutan dari pak Anggoro Eko Cahyo, Direktur Bisnis Konsumer BNI. Pak Anggoro berharap lewat tantangan yang diberikan, seluruh peserta membagikan pengalaman menggunakan layanan BNI di media sosial.


Seluruh peserta selain diminta menyelesaikan tantangan, diminta juga aktif mempostingnya di medis sosial. Ada poin-poin yang harus dikumpulkan dari setiap tantangan dan postingan, selain itu juga ternyata ada poin tambahan bagi tim yang sampai kembali di Gedung BNI terlebih dahulu. Dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan peserta untuk mulai menyelesaikan tantangan pada pukul 07.30. Setiap tim diberikan waktu menyelesaikan 7  tantangan hingga pukul 15.15.


Setiap tim ditemani oleh satu usher, kami hanya boleh menggunakan KRL dan bus Transjakarta. Berbekal kartu Tapcash BNI edisi Travel, juga kami gunakan untuk e-ticket dan membayar belanjaan.


Kami memulai perjalanan menuju "Tempat Penyimpanan Uang Negara di Daun Keberuntungan"  dengan bus Transjakarta dan turun di halte Bendungan Hilir. Sayangnya saat kami sampai di BNI Plaza Semanggi masih tutup, layanan weekend banking baru buka jam 10.00.
Tak lama untuk membuang waktu, kami bergegas menuju "Pasar Keluarga" di tujuan akhir perjalanan koridor 1 Transjakarta. Sampailah kami di Terminal Blok M, menuju Familymart Bulungan. Kami bertemu penjaga pos, kami diberikan tantangan berbelanja tepat Rp 71.000. Dalam waktu 15 menit kami harus menyelesaikan tantangan ini, segera kami mengambil berbagai barang dan memastikan berjumlah Rp 71.000 di kasir. Kamipun melakukan pembayaran dengan Tapcash BNI dan berfoto dengan petugas.


Tempat kedua yang kami datangi di tempat atlet menginap, segera dari Bulungan menuju Terminal Blok M untuk naik bus Transjakarta. Turunlah kami di Halte Gelora dan menuju ke arah Hotel Atlet, tampak petugas yang berdiri di pinggi jalan seberang hotel. Kami menemuninya dan diberikan berbagai pertanyaan, kami diberikan pilihan menjawab dengan atau tanpa gooling dengan poin berbeda. Usai tantangan diselesaikan, kamipun berfoto bersama petugas dan melanjutkan ke tempat selanjutnya.


Waktu menunjukan pukul 09.30, kami memutuskan kembali ke Plaza Semanggi. Sesampainya di sana terlihat ada petugas di dalam cabang BNI Plaza Semanggi, tepat pukul 10.00 satpam membukakan pintu dan dipersilakan mengambil nomor antrian. Tugas kami melakukan setoran tunai 71 ribu di teller, kemudian mengisi saldo Tapcash 70 ribu. Kami kembali berfoto dan membagikan, pengalaman menggunakan layanan weekend banking BNI di media sosial.


Kamipun mendapatkan tantangan tambahan, jika kami menemukan nasabah BNI dan meminta  mengucapkan selamat ulang tahun BNI. Akan ada poin tambahan yang didapatkan, mulai dari orang yang lewat, sedang duduk di halte Transjakarta, duduk di dalam bus Transjakarta, dan pengguna KRL di Stasiun kami sapa. Banyak yang menolak untuk menjawab, serasa jadi sales yang menawarkan produk. Syukurlah ada juga beberapa nasabah yang bersedia membantu kami.

video


Tempat selanjutnya yang kami datangi adalah Monumen Nasional (Monas), pastinya bukan tempat yang asing. Namun, kali ini kami diminta berfoto bersama tiga patung pahlawan, mau tak mau kami harus berkeliling Monas. Tantangan yang cukup melelahkan untuk menemukan  patung R.A Kartini, Chairil Anwar, dan Ikada.


Lalu kami mencari petugas di patung M.H Thamrin. Selanjutnya  masing-masing anggota tim, diberikan tantangan menyebutkan nama pemain bola, jenis produk BNI, nama buah, hewan yang bertelur, dan sebagainya. Selesai tantangan tak lupa kembali kami berfoto.


Perjalanan kami lanjutkan menuju "Bekas Titik Nol Kilometer Jakarta",  bus Transjakarta membawa kami sampai di halte Kota. Berjarak kurang lebih 1,4 km kami berjalan menuju Menara Syahbanda. Sesampainya di sana kami diminta berfoto dengan prasasti titik nol kilometer.


Tantangan selanjutnya membuat kreasi ucapan ulang tahun BNI dan menyanyikan lagu Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Tak lupa kamipun berfoto dan membagikannya di media sosial.  Tantangan terselesaikan, kami segera menuju Stasiun Jakarta Kota.


Kamipun turun di Stasiun Cikini, bergegas kami berjalan menuju Tugu Proklamator. Tantangan kali ini dari petugas, kami diminta membuat konfigurasi angka 71 dan mengajak tiga masyarakat sebanyak tiga kali.


Tak lupa mengabadikan foto konfigurasi dan bersama petugas.Waktu sudah menunjukan pukul 14.45, kami bergegas kembali ke Stasiun Cikini dan melanjutkan perjalanan untuk tantangan terakhir.


Tantangan terakhir ada di Stasiun Sudirman, kamipun harus transit terlebih dahulu di Stasiun Manggarai. Antrian kereta masuk Stasiun Cikini cukup lama, sesampainya kami di Stasiun Manggarai kami tertinggal kereta menuju Stasiun Sudirman. Kamipun menunggu kereta selanjutnya selama 10 menit, sesampainya di Stasiun Sudirman sudah melewati batas akhir posting di media sosial. Tak apalah kami melanjutkan berfoto dengan papan iklan BNI Griya dan menyelesaikan tantangan menebak dan menghitung uang rupiah edisi lama.



Selesai semua tantangan yang harus dilakukan, tapi kami masih harus segera menuju Gedung BNI. Syukurlah kami tim ketiga yang kembali ke Gedung BNI. Kami mendapatkan poin tambahan, dipersilakan menuju lantai 25 untuk bersantai sejenak. Selanjutnya kami diberikan kesempatan menuju helipad di puncak Gedung BNI. Kamipun diminta membuat konfigurasi angka 71, menyampaikan yel-yel, dan diberikan waktu untuk bebeas berfoto.




Saat yang dinantikan akhirnyapun tiba, pengumuman pemenang 7 Mission BNI. Dimulai dari empat tim yang menempati posisi Consolation Prize 1-4 dan Honorary Place 1-3. Syukurlah tim Agen 46 belum juga dipanggil, tentu saja kami bahagia dan kegirangan tim lain yang dipanggil. Saat posisi third winner syukurlah kami belum dipanggil, pada penentuan first dan second winner tim Agen 46 dan tim Emerald diminta maju ke depan. Pada akhirnya posisi second winner jatuh pada tim Agen 46, kamipun tetap bersyukur menempati posisi kedua.

Terima kasih untuk seluruh tim panitia yang terlibat untuk keseruan 7 Missions BNI! Juga tak lupa untuk kak Awan, kak Nia, kak Diaz, kak Fina, kak Nurkholifah, dan kak Anandisak terima kasih kerjasamanya di tim Agen 46. Terima kasih juga BNI untuk hadiahnya! Ditunggu 7 Missions BNI 2017 di HUT BNI ke-72 di Singapura, semoga saya kembali bisa mengikutinya! Sukses dan terus maju BNI tahun ke-71.

Kamis, 03 Agustus 2017

Pernah Transfer Beda Bank? Mari, Kenali Transfer Online, Kliring, dan RTGS!

Pastinya pernah punya pengalaman melakukan transfer berbeda bank atau antatbank kan? Misalnya saja dari rekening BCA ke rekening Mandiri ataupun dari rekening Mandiri ke rekening BCA. Transferan pada saat itu juga diterima oleh penerima (realtime). Inilah yang dinamakan proses transfer berbeda bank bernama transfer online.


1. Transfer Online

Transfer online biasanya dikenakan biaya Rp 6.500 lewat Jaringan Prima, ATM Bersama, dan Jaringan LINK. Limit transfer antarbank maksimal Rp 10 Juta per hari. Pada beberapa bank biasanya memberikan gratis biaya transfer dengan syarat dan ketentuan. Pada ATM dengan logo jaringan ATM Link untuk transfer antarbank BUMN (Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BTN) dikenakan biaya Rp 4.000 per transaksi.



2. Transfer Kliring


Pernah punya transfer dari Klik BCA ke rekening bank lain, tapi transferannya tidak masuk ya? Tenang saja uangnya tidak hilang, hanya saja ada yang perli diketahui saat transfer ke bank lain via Klik BCA, kita menggunakan transfer kliring. Proses kliring hanya berjalan pada hari dan jam kerja, kalau transfernya saat hari libur baru masuk transferannya pada hari kerja.

Sistem kliring adalah sistem transfer berbeda bank lewat Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dengan besaran maksimal Rp 500 juta per transaksi. Proses kliring berlangsung paling lama 4 jam pada hari dan jam kerja (Proses setelmen 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, dan 16.30). Biaya yang dikenakan sebesar Rp 5.000.



3. Transfer RTGS


Kalau membutuhkan transfer ke bank lain dengan nilai yang besar, bisa menggunakan layanan RTGS lewat Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settelment (Sistem BI RTGS) dengan besaran transfer lebih dari Rp 100 juta. Proses RTGS berlangsung selama 2 jam sepanjang hari dan jam kerja dengan biaya yang dikenakan maksimal 35 ribu.

Kesimpulannya, jika melakukan transfer berbeda bank kenali dahulu jenis transfer dan nominal yang dinginkan. Jika tidak terlalu besar dan ingin langsung sampai via transfer online Jaringan Prima, Jaringan Bersama, dan ATM Link. Jika nilainya cukup besar baru memilih transfer kliring ataupun RTGS.

Sabtu, 22 Juli 2017

Inovasi FWD Life, Click To Meet: Seia Sehati Pilih Mitra Berasuransi

FWD Life perusahaan asuransi jiwa sebagai pionir perusahaan asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, memasuki tahun ke-4 memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia. FWD Life menghadirkan pengalaman berasurasi yang berbeda, memberikan kemudahan bagi masyarakat. Saat ini baru ada 2,8% dari total penduduk Indonesia yang memiliki asuransi, sehingga potensi industri asuransi masih sangat besar. FWD Life melihat peluang tersebut dan memperkenalkan layanan terbarunya: Click To Meet.


Shandi Prajudi, Head Center of Excellence FWD Life menyatakan bahwa ada peningkat kesadaran berasuransi masyarakat, FWD Life menyadari ada pengalaman yang kurang baik masyarakat dengan asuransi. Sehingga pada Jumat, 21 Juli 2017 FWD Life memperkenalkan inovasi dengan pengalaman berbeda dalan berasuransi lewat: Click To Meet. Inovasi layanan Click To Meet memberikan keleluasaan bagi calon nasabah FWD Life untuk memilih agen asuransi. Calon nasabah bisa memilih agen asuransi sesuai passion, profil, waktu dan tempat bertemu.



Inovasi Click To Meet menjadi inisiatif FWD Life untuk mengubah cara pandang terhadap asuransi, bukan lagi calon nasabah yang merasa "dikejar" oleh agen asuransi. Mengusung konsep "Pilih Mitra Berasuransi yang Seiya Sehati" sehingga calon nasabah bisa menjalin 'chemistry' dengan agen lewat minat dan passion yang sama. Dari sisi agen asuransi FWD Life juga bisa lebih memahami dan menggali informasi dari calon nasabah, sehingga agen asuransi bisa memberikan penawaran produk yang tepat karena memiliki kesamaan minat.




Lewat layanan digital dari FWD Life memilih agen asuransi serasa menjadi jodoh. Koya perlu tahu 3B (Bibit, Bebet, Bobot), trust at the first sight (agen yang terpercaya sesuai passion kita, dan memilih kriteria yang sesuai dengan keinginan kita. Sehingga kecocokan calon nasabah dengan  agen asuransi FWD Life akan berdampak pada kinerja dan pelayanan yang terbaik.


Calon nasabah tinggal mengujungi website FWD Life di www.fwdlife.co.id kemudian pilih menu Click To Meet. Kemudian pilih kebutuhan calon nasabah, sudah mengetahui produk ataupun ingin berdiskusi terlebih dahulu. Kemudian pilih lokas dani untuk bertemu agen asuransi, FWD Life bekerjasama dengan Excelso Cafe sebagai tempat berteminya calon nasabah dan agen asuransi. Tentukan kriteria agen asuransi yang diinginkan, calon nasabah bisa melihat profil agen asuransi


Minggu, 09 Juli 2017

Bank BNI dan Oppo Ajak Masyarakat Lestarikan Cagar Budaya Lewat Fotografi

Bank Negara Indonesia atau yang dikenal BNI, tahun ini memasuki tahun ke-71. Bank BNI berdiri sejak 5 Juli 1946 hingga saat ini, tentunya banyak hal berarti dan sejarah yang dilewati. Salah satunya gedung bersejarah BNI di wilayah Jakarta Kota yang menjadi cagar budaya dan dilindungi pemerintah. Dahulu juga Gedung BNI Jakarta Kota pernah menjadi gedung kantor pusat Bank BNI sebelum pindah ke daerah Sudirman. Barang dan foto bersejarah sepanjang perjalanan, BNI tersimpan di Museum BNI yang ada di Gedung BNI wilayah Jakarta Kota.



Pada Sabtu, 8 Juli 2017 Junk BNI didukung Oppo, mengadakan BNI Heritage Digital Photography Contest. Bertujuan untuk melestarikan cagar budaya dengan nilai sejarah. Oppo dengan tagline "Camera Phone" dengan keunggulan di sisi kamera, tak hanya kamera depan juga kamera belakang. Oppo yang peduli pada pelestarian cagar budaya, sehingga mendukung dan bekerjasama dengan Bank BNI. Selain itu juga hasil foto yang diambil dengan smartphone Oppo, hasilnya tidak kalah bagus dengan kamera profesional.


Pada pemilihan pemenang BNI Heritage Digital Photography Contest tidak ada perbedaan antara hasil foto dari kamera profesional dan smartphone, konten foto yang bagus dan sesuai dengan kriteria yang akan menang. Peserta lomba terbuka untuk umum, pelajar dan mahasiswa diperkenankan ikut serta dalam BNI Heritage Digital Photography Contest. Dengan hadiah total sebesar 26 juta, khusus pemenang juara pertama mendapatkan Oppo F3 edisi Reza Rahardian.


Sayapun berkesempatan untuk memasuki Museum BNI Museum BNI tidak dibuka untuk umum, sehingga hanya bisa dikunjungi pada momen-momen tertentu.


Di dalam Museum BNI terdapat: mesin tik manual di masa perjuangan, mesin penghitung uang,  lemari besi yang berasal dari BNI cabang Garut, mesin hitung NCR, mesin telex, mesin cetak Oeang Republik Indonesia, mesin potong Oeang Republik Indonesia Darah Aceh, dan aneka foto bersejarah BNI yang berperan dalam perjuangan bangsa Indonesia.

Jumat, 23 Juni 2017

Manajemen Foto dan Video dengan Seagate FireCuda 2,5"

Tak terasa sudah empat tahun blog ini eksis di internet, banyak tulisan dan foto yang sudah dipublikasikan. Sehari-harinya saya sesekali datang ke berbagai acara untuk mengabadikan momen dalam bentuk foto dan video. Baru kemudian foto dan video saya pilih untuk disertakan menjadi pendukung tulisan di blog. Setiap kali acara banyak sekali foto dan video yang diambil, sehingga setiap momen penting bisa diabadikan.

Yang saya rutin lakukan seusai acara, biasanya akan mengelompokan foto-foto ke dalam folder-folder di laptop. Hal ini saya lakukan secara berkala, sehingga mudah untuk menceri foto atau video yang diperlukan saat menulis di blog. Selain itu juga menjadi backup data, seandainya tidak sengaja foto dan video yang ada di smartphone terhapus.

Namun karena sudah empat tahun banyak sekali foto, video, dan tulisan yang tersimpan. Hal ini mengakibatkan memori hardisk pada laptop penuh  Padahal masih banyak foto-foto yang belum sempat dicopy dari smartphone ke harddisk di laptop.
Terpaksa menyimpannya di smartphone dan kamera, sayapun kesulitan dalam mencari file karena tak bisa mengelompokan foto dan video ke dalam folder-folder yang disusun. Salah satu foto yang belum sempat saya simpan di harddisk adalah foto ketika ada acara di Bali.

Harddisk Internal Seagate Firecuda


Sampai akhirnya saya memutuskan untuk mencari harddisk dengan kapasitas yang lebih besar, sehingga mampu menampung semua foto dan video yang saya miliki. Akhirnya saya menelusuri berbagai website e-commerce dan saya menjatuhkan pilihan pada harddisk Seagate FireCuda 2.5 dengan kapasitas 2 TB ( 2048 GB).

Karena saya membutuhkan harddisk yang memiliki kapasitas besar, sehingga semakin banyak foto dan video. Seagate Firecuda 2,5" bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko,  baik online ataupun offline.


Harddisk pilihan saya akhirnya datang juga, Seagate FireCuda yang dinantikan dengan kapasitas 2 TB. Kesan pertama saat melihat Seagate FireCuda adalah tampilannya imut, ukurannya tipis hanya 7 milimeter.




Tak bisa dianggap remeh, ungkapan "Kecil-Kecil Cabe Rawit" pantas disematkan pada Seagate FireCuda 2.5. Mari kita coba memindahkan beberapa foto dan video yang belum dicopy ke harddisk!


Kecepatan untuk mengcopy file dari kartu memori smartphone dan kamera bisa hingga batas maksimal, berkisar 30-40 MB/s untuk mencopy file sebesar 12GB hanya perlu waktu kira-kira lima menit saja.



Ternyata kecepatan real Seagate FireCuda dengan aplikasi Crystal Disk Mark menunjukan angka yang menakjubkan bagi saya, kecepatan read data mencapai 128,7 MB/s dan write data mencapai 123,6 MB/s. Wus-wus pokonya urusan copy dan paste file.

Speed Saegate Firecuda 2,5"
Speed Saegate Hitachi

Menakjubkan bagi saya dengan performa Seagate FireCuda 2,5" lebih unggul dibandingkan dengan hardisk yang saya gunakan saat ini. Selain itu ada hal yang tidak kalah spesial dari Seagate FireCuda 2,5 adalah teknologi Adaptive Memory & Fastest hard disk with 8GB NAND Flash Technology, teknologi ini akan memberikan produktivitas kerja yang lebih baik. Misalnya saat terburu-buru ingin membuka aplikasi dan mengakses data yang ada di laptop, tak perlu menunggu lama sehingga pekerjaan bisa dilanjutkan dengan cepat.



Dibandingkan harus menunggu proses yang lama, itulah fitur Seagate FireCuda 2,5" yang membuat saya bisa lebih mudah mencari foto dan video yang tersimpan. Contoh sederhananya saat saya melakukan copy data kecepatan Seagate FireCuda 2,5".

Seagate FireCuda 2,5" memiliki garansi yang panjang, bayangkan selama lima tahun.  Jadinya saat menggunakan Seagate FireCuda 2,5" saya pun juga tenang, tidak cemas seandainya hal buruk terjadi. Bisa menyimpan berbagai foto, video, dan dokumen penting lainnya di Seagate FireCuda 2,5" dengan kapasitas 2 TB yang besar.

Selasa, 20 Juni 2017

Mengenal Tapcash IB Hasanah BNI Syariah

Ternyata tidak hanya bank konvensional yang memiliki uang elektronik, tapi juga bank syariah. Salah satu bank syariah yang mengeluarkan produk uang elektronik dalam bentuk kartu adalah BNI Syariah.


Pada momen milad BNI Syariah ke-7, BNI Syariah kembali menghadirkan edisi Tapcash IB Hasanah edisi Ramadan 2017 dengan tagline #7MagnificentofHasanah pada momen acara Puncak Milad di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta pada 16 Juni 2017. Kartu ini merupakan edisi ke-empat Tapcash IB Hasanah BNI Syariah



Edisi pertama kartu Tapcash IB Hasanah BNI Syariah dihadirkan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-6 Bank BNI Syariah. Bank BNI Syariah menghadirkan kartu Tapcash BNI Syariah Hasabah edisi Ramadan pada Juni 2016 di Jakarta.


Selanjutnya pada Agustus 2016 BNI Syariah kembali menghadirkan Tapcash Hasanah dalam edisi HUT RI ke-71 dan Idul Adha 1437 Hijriah. Selain itu juga tersedia edisi regular Tapcash IB Hasanah BNI Syariah.

Kartu Tapcash Hasanah bisa digunakan di seluruh merchant berlogo Tapcash. Sehingga bisa digunakan untuk pembayaran tol, tiket Commurline, pembayaran tagihan di Indomaret, pembayaran parkir dan pembayaran belanjaan di merchant toko yang bekerjasama. Inilah daftar tol yang menerima pembayaran dengan Tapcash IB Hasanah.

Apalagi menjelang mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi, pastinya
membutuhkan kartu untuk pembayaran di Gardu Tol Otomatis. Kartu Tapscash IB Hasanah bisa menjadi pilihan yang tepat.


Selain lebih mudah ada penawaran diskon 20% pembayaran tol secara non tunai. Pembayaran tol lebih mudah dengan non tunai, dapat bonus potongan harga tarif tol yang berlangsung pada 22-26 Juni 2017 dan 30 Juni-2 Juli 2017.

Rabu, 14 Juni 2017

Ingin Terhindar dari Penyakit Tidak Menular? Ini Hal yang Harus Kamu Ketahui

Menderita suatu penyakit pastinya hal tidak diingikan oleh siapapun, termasuk saya tentunya. Saat sekolah saya teringat ada jenis penyakit menular dan tidak menular, mau sakit apapun pastinya tidak enak. Kabar baiknya pada penyakit tidak menular, resiko terkena penyakit tidak menular ternyata bisa diperkecil sehingga bisa terhindar dari penyakit tidak menular. Mulai dari penyakit stroke, obesitas, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, san gagal ginjal kronis ternyata penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Padahal penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh gaya hidup kita yang kurang sehat. Salah satunya adalah malas gerak atau mager, bawaannya ingin duduk dan tiduran saja. Apalagi saat ini teknologi mempermudah kehidupan manusia, mulai dari ojek online yang mempermudah kita membeli aneka barang. Mau pesan makanan bisa, mau belanja bisa, dan bepergian bisa semuanya dipermudah dengan transportasi online.


Saat ini penderita penyakit tidak menular juga dialami oleh anak-anak dan orang dewasa pada usia produktif, tidak hanya lagi pada usia manula. Pada Selasa, 13 Juni 2016 di RPTRA Taman Kenanga dalam rangka Hari Keluarga Nasional 29 Juni 2017 diadakan acara yang memaparkan peranan keluarga dalam mencegah penyakit tidak menular dan aktif beraktivitas pada anak-anak.


Narasumber pertama adalah Bu dr.Lily Sriwahyuni, MM Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular yang memaparkan beberapa data. Pada tahun 2030 pemerintah punya Sustanablity Development Goal, penurunan sepertiga kematian dini karena penyakit tidak menular. Untuk iti ada gerakan GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sesuai Inpres No 1 tahun 2017 tentanf Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Semua lembaga pemerintahan, tak hanya Kementerian Kesehatan memiliki peran menyukseskan GERMAS.



Penyakit tidak menular bisa dicegah dengan aktif beraktivitas, tapi seperti apa aktivitas yang dimaksudkan? Narasumber kedua akan menjelasakan bagaimana kita sebaiknya aktif beraktivitas fisik. Dr. Michael Triangto, Sp.KO adalah dokter spesialis keolahragaan, menyatakan penyebab kita malas gerak. Karena tuntunan pendidikan kita duduk lama, teknologi juga mempermudah hidup kita, dan minimnya kita beraktivitas. Dampak dari kita yang malas gerak: hipertensi, obesitas, stroke, diabetes miletus, jantung koroner, dan gagal ginjal. Salah satu tanda tingginya kadar insulin, adanya garis-garis hitan di bagian leher.

Saatnya kita mulai dengan gaya hidup sehat dari keluarga, orang tua yang memiliki kebiasaan hidup sehat. Orang tua memahami waktu makan anak, tidak memaksakan anak untuk menghabiskan makanan dan orang tua bisa berolahraga ringan bersama dengan anak-anak. Tidak alasan untuk tak berolahraga, mulai dari aktivitas yang sederhana saja. Kalau ingin mendapatkan sehat jangan berolahraga berlebihan, bisa berakibat fatal saat berolahraga karena diforsir.

Beraktivitas fisik bisa mulai dilakukan di tempat kerja dengan menggerakan kepala dan tangan. Dengan prinsip baik, benar, terukur, dan teratur jadi ada aturannya. Karena tak semua aktivitas fisik yang menghasilkan keringat adalah kegiatan olahraga. Buat olahraga menjadi mudah, mulai dari jalan cepat, bersepeda, latihan otot ringan, dan bisa dilakukan kapan saja.



Narasumber ketiga, mas Yomi Wardhana co-founder Indo Runners berbagi pengalamnnya sebagai pelari yang menyenangi half marathon. Mas Yomi dahulu pernah mengalami penyakit jantung akibat berlebihan dalam berolahraga, mas Yomi memberikan saran bagaimana cara berolahraga yang benar. Indorunners sendiri mulai berdiri sejak 12 Desember 2008 untuk mempopulerkan olahraga lari yang menyenangkan.

Ada salah persepsi kita tentang olahraga lari, persepsi kita sejak kecil di sekolah lari adalah hukuman bukan hal yang menyenangkan. Seorang pelari dianggap juga kesepian, padahal bisa berlari secara kelompok hal yang menyenangkan, menghibur, bisa dilakukan kapanpun, dan memberikan inspirasi hidup sehat bagi orang lain.

Teknologi juga bisa membantu kita berolahraga lari, mulai aplikasi sederhana bernama Endomondo ditunjang berbagai gadget yang memudahkan. Dengan prinsip olahraga lari adalah CSR: Caring, Sharing, dan Running. Bisa melakukan donasi dengan mencapai target jarak lari tertentu. Selain itu olahraga lari bukan trend, tapi sudah menjadi gaya hidup dan diliput berbagai media dengan tetap tampil keren saat berlari. Acarapun diakhiri dengan bersama-sama senam CERDIK.