Jumat, 23 Juni 2017

Manajemen Foto dan Video dengan Seagate FireCuda 2,5"

Tak terasa sudah empat tahun blog ini eksis di internet, banyak tulisan dan foto yang sudah dipublikasikan. Sehari-harinya saya sesekali datang ke berbagai acara untuk mengabadikan momen dalam bentuk foto dan video. Baru kemudian foto dan video saya pilih untuk disertakan menjadi pendukung tulisan di blog. Setiap kali acara banyak sekali foto dan video yang diambil, sehingga setiap momen penting bisa diabadikan.

Yang saya rutin lakukan seusai acara, biasanya akan mengelompokan foto-foto ke dalam folder-folder di laptop. Hal ini saya lakukan secara berkala, sehingga mudah untuk menceri foto atau video yang diperlukan saat menulis di blog. Selain itu juga menjadi backup data, seandainya tidak sengaja foto dan video yang ada di smartphone terhapus.

Namun karena sudah empat tahun banyak sekali foto, video, dan tulisan yang tersimpan. Hal ini mengakibatkan memori hardisk pada laptop penuh  Padahal masih banyak foto-foto yang belum sempat dicopy dari smartphone ke harddisk di laptop.
Terpaksa menyimpannya di smartphone dan kamera, sayapun kesulitan dalam mencari file karena tak bisa mengelompokan foto dan video ke dalam folder-folder yang disusun. Salah satu foto yang belum sempat saya simpan di harddisk adalah foto ketika ada acara di Bali.

Sampai akhirnya saya memutuskan untuk mencari harddisk dengan kapasitas yang lebih besar, sehingga mampu menampung semua foto dan video yang saya miliki. Akhirnya saya menelusuri berbagai website e-commerce dan saya menjatuhkan pilihan pada harddisk Seagate FireCuda 2.5 dengan kapasitas 2 TB ( 2048 GB).

Karena saya membutuhkan harddisk yang memiliki kapasitas besar, sehingga semakin banyak foto dan video. Seagate Firecuda 2,5" bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko,  baik online ataupun offline.


Harddisk pilihan saya akhirnya datang juga, Seagate FireCuda yang dinantikan dengan kapasitas 2 TB. Kesan pertama saat melihat Seagate FireCuda adalah tampilannya imut, ukurannya tipis hanya 7 milimeter.




Tak bisa dianggap remeh, ungkapan "Kecil-Kecil Cabe Rawit" pantas disematkan pada Seagate FireCuda 2.5. Mari kita coba memindahkan beberapa foto dan video yang belum dicopy ke harddisk!


Kecepatan untuk mengcopy file dari kartu memori smartphone dan kamera bisa hingga batas maksimal, berkisar 30-40 MB/s untuk mencopy file sebesar 12GB hanya perlu waktu kira-kira lima menit saja.



Ternyata kecepatan real Seagate FireCuda dengan aplikasi Crystal Disk Mark menunjukan angka yang menakjubkan bagi saya, kecepatan read data mencapai 128,7 MB/s dan write data mencapai 123,6 MB/s. Wus-wus pokonya urusan copy dan paste file.

Speed Saegate Firecuda 2,5"
Speed Saegate Hitachi

Menakjubkan bagi saya dengan performa Seagate FireCuda 2,5" lebih unggul dibandingkan dengan hardisk yang saya gunakan saat ini. Selain itu ada hal yang tidak kalah spesial dari Seagate FireCuda 2,5 adalah teknologi Adaptive Memory & Fastest hard disk with 8GB NAND Flash Technology, teknologi ini akan memberikan produktivitas kerja yang lebih baik. Misalnya saat terburu-buru ingin membuka aplikasi dan mengakses data yang ada di laptop, tak perlu menunggu lama sehingga pekerjaan bisa dilanjutkan dengan cepat.



Dibandingkan harus menunggu proses yang lama, itulah fitur Seagate FireCuda 2,5" yang membuat saya bisa lebih mudah mencari foto dan video yang tersimpan. Contoh sederhananya saat saya melakukan copy data kecepatan Seagate FireCuda 2,5".

Seagate FireCuda 2,5" memiliki garansi yang panjang, bayangkan selama lima tahun.  Jadinya saat menggunakan Seagate FireCuda 2,5" saya pun juga tenang, tidak cemas seandainya hal buruk terjadi. Bisa menyimpan berbagai foto, video, dan dokumen penting lainnya di Seagate FireCuda 2,5" dengan kapasitas 2 TB yang besar.

Selasa, 20 Juni 2017

Mengenal Tapcash IB Hasanah BNI Syariah

Ternyata tidak hanya bank konvensional yang memiliki uang elektronik, tapi juga bank syariah. Salah satu bank syariah yang mengeluarkan produk uang elektronik dalam bentuk kartu adalah BNI Syariah.


Pada momen milad BNI Syariah ke-7, BNI Syariah kembali menghadirkan edisi Tapcash IB Hasanah edisi Ramadan 2017 dengan tagline #7MagnificentofHasanah pada momen acara Puncak Milad di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta pada 16 Juni 2017. Kartu ini merupakan edisi ke-empat Tapcash IB Hasanah BNI Syariah



Edisi pertama kartu Tapcash IB Hasanah BNI Syariah dihadirkan bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-6 Bank BNI Syariah. Bank BNI Syariah menghadirkan kartu Tapcash BNI Syariah Hasabah edisi Ramadan pada Juni 2016 di Jakarta.


Selanjutnya pada Agustus 2016 BNI Syariah kembali menghadirkan Tapcash Hasanah dalam edisi HUT RI ke-71 dan Idul Adha 1437 Hijriah. Selain itu juga tersedia edisi regular Tapcash IB Hasanah BNI Syariah.

Kartu Tapcash Hasanah bisa digunakan di seluruh merchant berlogo Tapcash. Sehingga bisa digunakan untuk pembayaran tol, tiket Commurline, pembayaran tagihan di Indomaret, pembayaran parkir dan pembayaran belanjaan di merchant toko yang bekerjasama. Inilah daftar tol yang menerima pembayaran dengan Tapcash IB Hasanah.

Apalagi menjelang mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi, pastinya
membutuhkan kartu untuk pembayaran di Gardu Tol Otomatis. Kartu Tapscash IB Hasanah bisa menjadi pilihan yang tepat.


Selain lebih mudah ada penawaran diskon 20% pembayaran tol secara non tunai. Pembayaran tol lebih mudah dengan non tunai, dapat bonus potongan harga tarif tol yang berlangsung pada 22-26 Juni 2017 dan 30 Juni-2 Juli 2017.

Rabu, 14 Juni 2017

Ingin Terhindar dari Penyakit Tidak Menular? Ini Hal yang Harus Kamu Ketahui

Menderita suatu penyakit pastinya hal tidak diingikan oleh siapapun, termasuk saya tentunya. Saat sekolah saya teringat ada jenis penyakit menular dan tidak menular, mau sakit apapun pastinya tidak enak. Kabar baiknya pada penyakit tidak menular, resiko terkena penyakit tidak menular ternyata bisa diperkecil sehingga bisa terhindar dari penyakit tidak menular. Mulai dari penyakit stroke, obesitas, diabetes melitus, penyakit jantung koroner, san gagal ginjal kronis ternyata penyebab kematian terbesar di Indonesia.

Padahal penyakit-penyakit tersebut disebabkan oleh gaya hidup kita yang kurang sehat. Salah satunya adalah malas gerak atau mager, bawaannya ingin duduk dan tiduran saja. Apalagi saat ini teknologi mempermudah kehidupan manusia, mulai dari ojek online yang mempermudah kita membeli aneka barang. Mau pesan makanan bisa, mau belanja bisa, dan bepergian bisa semuanya dipermudah dengan transportasi online.


Saat ini penderita penyakit tidak menular juga dialami oleh anak-anak dan orang dewasa pada usia produktif, tidak hanya lagi pada usia manula. Pada Selasa, 13 Juni 2016 di RPTRA Taman Kenanga dalam rangka Hari Keluarga Nasional 29 Juni 2017 diadakan acara yang memaparkan peranan keluarga dalam mencegah penyakit tidak menular dan aktif beraktivitas pada anak-anak.


Narasumber pertama adalah Bu dr.Lily Sriwahyuni, MM Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular yang memaparkan beberapa data. Pada tahun 2030 pemerintah punya Sustanablity Development Goal, penurunan sepertiga kematian dini karena penyakit tidak menular. Untuk iti ada gerakan GERMAS, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sesuai Inpres No 1 tahun 2017 tentanf Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Semua lembaga pemerintahan, tak hanya Kementerian Kesehatan memiliki peran menyukseskan GERMAS.



Penyakit tidak menular bisa dicegah dengan aktif beraktivitas, tapi seperti apa aktivitas yang dimaksudkan? Narasumber kedua akan menjelasakan bagaimana kita sebaiknya aktif beraktivitas fisik. Dr. Michael Triangto, Sp.KO adalah dokter spesialis keolahragaan, menyatakan penyebab kita malas gerak. Karena tuntunan pendidikan kita duduk lama, teknologi juga mempermudah hidup kita, dan minimnya kita beraktivitas. Dampak dari kita yang malas gerak: hipertensi, obesitas, stroke, diabetes miletus, jantung koroner, dan gagal ginjal. Salah satu tanda tingginya kadar insulin, adanya garis-garis hitan di bagian leher.

Saatnya kita mulai dengan gaya hidup sehat dari keluarga, orang tua yang memiliki kebiasaan hidup sehat. Orang tua memahami waktu makan anak, tidak memaksakan anak untuk menghabiskan makanan dan orang tua bisa berolahraga ringan bersama dengan anak-anak. Tidak alasan untuk tak berolahraga, mulai dari aktivitas yang sederhana saja. Kalau ingin mendapatkan sehat jangan berolahraga berlebihan, bisa berakibat fatal saat berolahraga karena diforsir.

Beraktivitas fisik bisa mulai dilakukan di tempat kerja dengan menggerakan kepala dan tangan. Dengan prinsip baik, benar, terukur, dan teratur jadi ada aturannya. Karena tak semua aktivitas fisik yang menghasilkan keringat adalah kegiatan olahraga. Buat olahraga menjadi mudah, mulai dari jalan cepat, bersepeda, latihan otot ringan, dan bisa dilakukan kapan saja.



Narasumber ketiga, mas Yomi Wardhana co-founder Indo Runners berbagi pengalamnnya sebagai pelari yang menyenangi half marathon. Mas Yomi dahulu pernah mengalami penyakit jantung akibat berlebihan dalam berolahraga, mas Yomi memberikan saran bagaimana cara berolahraga yang benar. Indorunners sendiri mulai berdiri sejak 12 Desember 2008 untuk mempopulerkan olahraga lari yang menyenangkan.

Ada salah persepsi kita tentang olahraga lari, persepsi kita sejak kecil di sekolah lari adalah hukuman bukan hal yang menyenangkan. Seorang pelari dianggap juga kesepian, padahal bisa berlari secara kelompok hal yang menyenangkan, menghibur, bisa dilakukan kapanpun, dan memberikan inspirasi hidup sehat bagi orang lain.

Teknologi juga bisa membantu kita berolahraga lari, mulai aplikasi sederhana bernama Endomondo ditunjang berbagai gadget yang memudahkan. Dengan prinsip olahraga lari adalah CSR: Caring, Sharing, dan Running. Bisa melakukan donasi dengan mencapai target jarak lari tertentu. Selain itu olahraga lari bukan trend, tapi sudah menjadi gaya hidup dan diliput berbagai media dengan tetap tampil keren saat berlari. Acarapun diakhiri dengan bersama-sama senam CERDIK.

Senin, 12 Juni 2017

Kenali Potensi MLM Syariah di Indonesia

Pada bulan Ramadan kali ini, saya berkesempatan mengenal lebih dalam tentang ekonomi syariah, khusunya tentang MLM Syariah. Hah? MLM pasti banyak di antara orang-orang yang agak anti dengan MLM. Sayapun awalnya agak ragu untuk mengenal MLM Syariah, tapi saya pikir tak ada salahnya mencoba. Sampai datanglah kesempatan saya berkesempatan datang ke acara Ramadan Festival 1438 H. Ada sesi acara seminar tentang MLM Syariah.


Pastinya saat mendengar kata "K-Link" pasti akan teringat salah satu produk unggulannya, yaitu: klorofil. Ternyata K-Link tidak hanya menjual klorofil saja, ada 180 jenis produk yang dijual oleh K-Link. Penjualangan produk-produk K-Link menggunakan cara penjualan langsung lewat agen MLM. Ternyata selain K-Link sebagai MLM Syariah.

Acara Ramadan Festival 1438 H digelar di Ballroom K-Link Tower, ada berbagai kegiatan yang menarik. Mulai dari bazzar, demo masak, tutorial hijab lebaran, dan seminar tentang MLM Syariah bisa diikuti. Saat saya datang kami diajak berkeliling beberapa area di kantor K-Link, mulai dari area lobi gedung. Pada dinding-dinding lobi gedung terdapat Hand of Fame, terdapat foto dan jejak telapak tangan agen MLM dengan prestasi mencapai target penjualan K-Link.


Masuk ke area lebih dalam lobi K-Link Tower terdapat area toko, banyak sekali barang yang dijual oleh K-Link ada 180 jenis barang yang dijual. Mulai dari K-Liquid Chlorophyll, makanan dan miniman kesehatan, pemelihara kesehatan, perawatan tubuh, dan produk penunjang lainnya.


Terdapat juga area lounge untuk para agen K-Link, ruangan customer service, dan ruangan konsultasi dengan dokter. Sehingga anggota K-Link bisa meminta saran produk yang baiknya direkomendasikan pada pembeli produk K-Link.


Selanjutnya kami dibawa berkeliling menuju area rooftop dan ruangan meeting yang ada di K-Link Tower, banyak ruangan meeting yang tersedia dan bisa digunakan para agen K-Link. Selain itu juga K-Link punya perhatian khusus dengan perempuan, ada Ladies Beauty Club (LBC) dengan fasilitas House Beauty yang didedikasikan khusus untuk perempuan yang menjadi agen K-Link. Sejak September 2013 K-Link dibentuk dan beranggotakan perempuan anggota K-Link.


Berlanjutlah kami ke ruangan di mana para anggota K-Link "Top Member" sedang berkumpul untuk saling berbagi. Anggota K-Link yang hadir berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga ke Indonesia Timur, bahkan ada anggota K-Link yang berasal dari Timor Leste. Aura yang saya rasakan adalah orang-orang yang positif dan percaya diri untuk mencapai target.



Tibalah ke sesi yang paling dinantikan, seminar MLM Syariah tentang K-Link Syariah. K-Link mendapatkan sertifikat PLBS dan DSN MUI sejak tahun 2010, kini K-Link Syariah menjadi MLM Syariah yang bertahan paling lama. K-Link tiga kali berturut-turut pada 2010, 2013, dan 2017 mendapatkan sertifikat syariah DSN MUI.



K-Link memiliki Dewan Pengawas Nasional yang kompeten dan aktif di kantor K-Link, posisi DPS memiliki hubungan horizontal dengan presiden direktur. K-Link berhasil mememuhi 12 kriteria MLM Syariah sesuai prinsip syariah.


Ada tiga Dewan Pengawas Syariah di K-Link, yaitu:
-Prof. Dr. Jaih Mubarak SH, MH
-Iing Solihin Norgiena SE, MA
-HM Sofwan Jauhari, Lc, M.Ag.ASPM

K-Link Syariah memiliki potensi yang besar untuk digali, MLM syariah menjadi salah satu bagian dari perekonomian syariah. Perekonomian syariah mulai dikenal dengan berkembangnya bank syariah, kini sudah sampai pada berkembangnya MLM Syariah. K-Link memiliki marketing plan yang sesuai dengan kepatuhan pada prinsip syariah dan regulasi pemerintah. K-Link anti money game, anggota K-Link menjual produk yang memiliki manfaat yang teruji.


Sudah hadir juga Presiden Direktur K-Link Indonesia, Dato DR.H.MD. Radzi Saleh yang berbagi kisah membangun K-Link sejak tahun 2002 berawal dari ruko di kawasan Mangga Dua hingga kini memiliki kantor di K-Link Tower. Pesan dari Dato DR.H.MD. Radzi Saleh agar dalam menjalankan bisnis, jangan ada keraguan. Berkat prinsip itulah K-Link bisa terus berkembang di Indonesia, jadi tak perlu ragu lagi dengan MLM Syariah khususnya K-Link.

Senin, 05 Juni 2017

Pengalaman Bayar Iuran BPJS Kesehatan di ATM BCA

Membayar iuran BPJS Kesehatan, salah satu budget yang dipersiapkan setiap bulannya. Apalagi dengan iuran keanggotaan BPJS Kesehatan, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan sesuai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Manfaat yang didapatkan saat terasa saat kita sakit, iuran yang dibayarkanpun tidak besar. Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan, bisa dilakukan di ATM BCA. Setelah sebelumnya pembayaran hanya bisa dilakukan di bank BUMN.


Sejak 20 Juni 2016 BPJS Kesehatan sudah bekerjasama dengan Bank BCA, pembayaran iuran BPJS Kesehatan bisa dilakukan lewat autodebet kartu kredit. Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan, sudah bisa juga dilakukan lewat channel ATM BCA. Cara melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan di ATM BCA sangat mudah, berikut ini langkah demi lengkahnya: 

1. Masukan kartu ATM dan PIN



2. Pilih menu Transaksi Lainnya



3. Pilih menu Pembayaran



4. Pilih menu Layar Berikut



5. Pilih menu BPJS



6. Pilih menu Kesehatan


7. Masukan nomor bayar sesuai yang tertera pada kartu anggota BPJS Kesehatan, bukan nomor virtual akun. Contohnya: 0001830xxxxxx



8. Akan tampil rincian dan konfirmasi pembayaran. Pembayaran iuran BPJS Kesehatan di channel ATM BCA dikenakan biaya admin 2.500. Jika sudah benar, lakukan konfirmasi dengan menekan menu Ya.


9. Transaksi akan diproses dan tunggu hingga prosesnya selesai.



10. Jika proses pembayaran berhasil, maka struk ATM akan keluar sebagai bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan




Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan semakin mudah dilakukan di ATM BCA. Namun, awalnya akan membingungkan karena ada perbedaan:

-Biasanya membayar di ATM bank BUMN kita diminta memasukan nomor virtual account (VA), pada ATM BCA diminta memasukan nomor kartu.

-Selain itu juga dikenakan biaya administrasi tambahan sebesar Rp 2.500 pembayaran melalui ATM BCA.

Catatan: Penulis sebagai pihak yang tidak sedang terafiliasi dengan BCA dan BPJS Kesehatan. Tulisan dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, mungkin saja bisa berbeda dengan pengalaman orang lain. 

Kamis, 01 Juni 2017

Berkah Senyum Asuransi Astra, Berbagi Kebahagian di Panti Wreda

Memasuki bulan suci Ramadan yang penuh berkah, momen yang tepat untuk berbagi kebahagian. Mungkin kita belum bisa melakukan hal besar, bisa mulai berbagi lewat hal-hal yang kecil lewat program #BerkahSenyum "Senyummu, Berkah bagi Mereka". Lewat #BerkahSenyum Asuransi Astra mengajak kita berbagi, senyummu adalah berkah untuk manula di panti wreda.



Dalam rangkaian kegiatan #BerkahSenyum pada 29 Mei 2017 saya bersama dengan Asuransi Astra mengunjungi Panti Sosial Tresna Wreda Budi Mulia 3 di Jalan Marga Guna No 1, Jakarta Selatan. Sesampainya di sana saya melihat kakek dan nenek yang dengan wajah yang bahagia, ada yang bernyanyi di depan, ada yang joget, dan menari tanpa rasa canggung.


Rekan-rekan dari Asuransi Astra turut menemani kakek dan nenek untuk unjuk kebolehan. Selain itu ada stand pemeriksaan kesehatan dari RS Permata Depok, kakek dan nenek bisa bergantian bisa memeriksakan kesehatannya.



Hal yang saya salut, ternyata kakek dan nenek yang tinggal di panti wreda masih terua berkarya. Ada karya anyaman keset kaki yang dibuat oleh kakek dan nenek, Asuransi Astra membeli semua hasil karya anyaman kakek dan nenek yang ada di panti.


Tak hanya itu saja Asuransi Astra juga menyerahkan bantuan perlengkapan untuk panti sosial dan pakaian baru untuk kakek dan nenek gunakan saat hari raya Idulfitri nanti.

Acarapun ditutup dengan acara buka puasa bersama dengan kakek, nenek, dan rekan-rekan dari Asuransi Astra.



Kunjungan ke panti wreda tak hanya akan dilakukan di Jakarta, kota-kota yang terdapat cabang Asuransi Astra juga akan dilakukan kunjungan serupa. Berbagi kebahagian dengan kakek dan nenek yang tinggal di panti wreda lewat #BerkahSenyum tak hanya dilakukan lewat kunjungan. Siapapun bisa berpartisipasi dengan memposting foto tersenyum dan upload ke Instagram dengan tagar #BerkahSenyum dan tag ke @GardaOto

Kamis, 25 Mei 2017

Review Oppo F3 Plus: Smartphone Selfie Paket Komplit

Oppo kembali menghadirkam inovasi dengan smartphone "Selfie Expert" dengan keunggulan fitur Dual Selfie Camera, Oppo menghadirkan Oppo F3 Plus pada 23 Maret 2017 secara resmi di Indonesia.

Sekilas terlihat di atas kertas spesifikasi yang digunakan Oppo F3 Plus terbilang bagus sebagai smartphone kelas menengah. Tidak hanya unggul di sektor kamera depan saja, fitur-fitur lainnya juga wajib dicoba. Saya menyebutkan fitur "Paket Komplit" yang tersedia pada Oppo F3 Plus, untuk "user experience" terbaik saya menggunakan Oppo F3 Plus selama dua minggu dengan pemakaian sehari-hari.

A. Desain dan Tampilan

Oppo F3 Plus dengan body metal pada bagian belakang, terdapat tiga garis antena di bagian atas dan bawah. Pada sisi-sisi Oppo F3 Plus berbentuk lengkung dengan teknologi kaca.

Sisi Belakang Oppo F3 Plus
Sisi Belakang Oppo F3 Plus

Bagian depan Oppo F3 Plus terdapat layar JDI Incell berukuran layar 6 inchi beresolusi Full HD 1920x1080p yang terlindungi Gorilla Glass 5.

Sisi Depan Oppo F3

Oppo F3 Plus hadir dengan tampilan antar muka Color OS 3.0 berbasis Android 6.0 Marshmallow, tanpa apps drawer. Dengan layar 6 inchi Oppo F3 Plus lebih nyaman digunakan dengan dua tangan. Urusan tampilan cukup nyaman bagi mata saat digunakan.

Pada bagian atas Oppo F3 Plus  terdapat dua kamera, lubang earfone, dan LED Notification. Pada bagian bawah layar terdapat tombol recent apps, tombol home, dan tombol back. Ketiga tombol disertai dengan back light, memudahkan digunakan pada keadaan ruangan minim cahaya.


Tombol home pada Oppo F3 ternyata cukup disentuh, tidak perlu ditekan. Tombol home juga sekaligus berfungsi sebagai sensor fingerprint super cepat hanya 0,02 detik.

Tombol Fisik dan  Sensor Sidik Jari Oppo F3 Plus
Tombol Fisik dan
Sensor Sidik Jari Oppo F3 Plus

Pada sisi kanan terdapat slot SIM Card untuk Nano SIM Card. Slot SIM Card bertipe hybrid, pada slot kedua harus memilih menggunakan SIM Card atau Micro SD. Pada sisi bawah terdapat speaker, slot Micro USB, dan jack audio 3.5mm.

Slot SIM Card Hybrid Oppo F3 Plus
Slot SIM Card Hybrid
Oppo F3 Plus

B. Spesifikasi Hardware

Oppo F3 Plus dengan ruang penyimpinan yang cukup besar, terdapat sebesar RAM 4 GB dan memori internal 64 GB. Diperlengkapi System on Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 653 (MSM8976) Quad Core 1.95Ghz.

RAM dan ROM
Oppo F3

System on Chip Oppo F3 Plus
System on Chip
Oppo F3 Plus

Saat saya gunakan  untuk keperluan sehari-hari hingga gaming dan multimedia, Oppo F3 Plus bisa menjadi pilihan yang diandalkan. Berdasarkan hasil Antutu Benchmark mencapai angka 92.160 poin. Sensor yang tersedia pada Oppo F3 Plus juga terbilang cukup lengkap.

Skor Antutu Oppo F3 Plus
Skor Antutu
Oppo F3 Plus
Sensor pada  Oppo F3 Plus
Sensor pada
 Oppo F3 Plus

C. Baterai dan VOOC Flash Charge

Oppo F3 Plus dibekali dengan baterai 4.000 mAh, pengisian daya pada Oppo F3P Plus didukung teknologi VOOC Flash Charge. Namun, diperlukan charger khusus yang disediakan untuk VOOC Flash Charge dengan output voltase 4 Ampere.

Charger Khusus  VOOC Flash Charge
Charger Khusus
VOOC Flash Charge

Selama menggunakan Oppo F3 Plus, saya merasa teknologi VOOC sangat ngebut, untuk melakukan pengisian daya dari 20% ke 100% hanya dalam waktu kira-kira 1,5 jam.
Proses Pengisian Daya VOOC Oppo F3 Plus
Proses Pengisian Daya
VOOC Oppo F3 Plus

D.  Kamera dan Hasil Gambar

Sektor kamera menjadi keunggulan Oppo F3 Plus, terdapat dua kamera pada sisi depan dan satu kamera. Kamera pertama dengan angle normal dengan resolusi 16MP, pada kamera depan kedua beresolusi 8MP untuk wide angle 125 derajat. One for selfie, One for Group Selfie menjadi tagline yang diusung Oppo F3 Plus.

Selfie sendiri dan selfie ramai-ramai dengan mudah dilakukan dengan Oppo F3. Tersedia juga mode Beautify sehingga hasil selfie dan group selfie lebih sempurna. Fitur Palm Shutter juga tersedia untuk memudahkan pengambilan gambar. Pada kondisi minim cahaya, berkat Screen Flash pada Oppo F3 Plus hasil foto tetap bagus.

Dua Kamera Depan Oppo F3 Plus
 Dua Kamera Depan
Oppo F3 Plus

Tak hanya mengadalakan kamera depan, terdapat satu kamera belakang pada Oppo F3 Plus dengan resolusi 16MP bersensor kamera Sony IMX 398 kustomisasi, diperlengkapi dengan Dual PDAF untuk fokus memotret yang lebih cepat 40%. Kamara belakang Oppo F3 Plus dengan bukaan f/1.7 untuk menangkap cahaya lebih banyak, gambar yang ditangkap lebih jelas dan tajam, dan hasil.

Berikut ini beberapa hasil foto-foto yang diambil dengan Oppo F3 Plus:

Kamera Depan:

Selfie Angle Normal

Selfie Wide Angle



Group Selfie Wide Angle
Grup Selfie Wide Angle

Grup Selfie Wide Angle

Kamera Belakang:

Auto - Oppo F3 Plus

Auto - Oppo F3 Plus

Expert Mode - Oppo F3 Plus

Bokeh Mode - Oppo F3 Plus

Low Light Oppo F3 Plus


E. Kesimpulan:
Oppo F3 Plus menyediakan paket komplit, tak sekedar unggul di kamera depan saja, spesifikasi dan VOOC Flash Charge juga jadi fitur andalan. Pengalaman saya menggunakan Oppo F3 Plus dengan kesan sangat baik. Namun, ada sedikit catatan pada ukuran layar yang besar 6,0 inchi yang terbilang besar bisa mengurangi kenyaman penggunaan.

Catatan: Tulisan review murni berdasarkan pengalaman pribadi, sehingga bisa saja terjadi perbedaan user experience. Oppo F3 Plus yang saya gunakan adalah unit pinjaman, kelengkapan aksesoris bisa saja berbeda dengan unit yang dijual.