Jumat, 20 Oktober 2017

Hasil Nyata #Kerja3esama Perkembangan Ekonomi Kemaritiman Indonesia Tiga Tahun Terakhir

Tak terasa tiga tahun terakhir cukup banyak perubahan yang terjadi di Indonesia, khususnya di sektor ekonomi yang kini memperhatikan sektor kemaritiman. Pada momen tiga tahun pemerintahan presiden Joko Widodo dam Jusuf Kalla, saya berkesempatan untuk mengetahui secara detail perkembangan ekonomi Indonesia di sektor kemaritiman. Pada Rabu, 18 Oktober 2018 bertempat di Kantor Staf Kepresidenan, Gedung Bina Graha berlangsung acara Forum Merdeka Barat no 9 (FMB 9) yang memberi kesempatan pada saya untuk mendengar langsung kinerja pemerintah dalam membangun ekonomi kemaritiman Indonesia.


Acara diawali dengan sambutan dari pak Teten Masduki, Kepala Staf Presiden dan acara dimoderatori oleh Pak Johan Budi, Juru Bicara Presiden. Dilanjutkam pemaparan oleh pak Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koodinasi Kemaratimiman (Menko Kemaritiman) yang menyampaikan sejak pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla, sektor kemaritiman menjadi perhatian. Ada potensi besar di sektor kemaritiman Indonesia, diiringi dengan tantangan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.


Pembangunan kini tak hanya berfokus di Pulau Jawa dengan adanya berbagai proyek: 5 pelabuhan laut, 19 feder Ports, 100 sub-feeder ports, 15 bandara baru, pengembangan 9 bandara, program Tol Laut, dan Pelabuhan Patimban. Hal ini sudah ada dalam proyek stategis nasional, dana desa dan pembangunan di Papua, dan rencana pembangunan jalan tol hingga tahun ini mencapai 568 km. Hal ini bisa terjadi karena sinergi Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Pariwisata di sektor ekonomi kemaritiman.


Bu Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan turut hadir memaparkan pencapaian Kementerian Kelauatan dan Perikanan (KKP) lewat program unggulan Pemberantasan IUU Fishing, Pengelolaan Sumber Daya Ikan dan Laut Berkelanjutan, dan Peningkatan Kesejahteraan Stakehodler KKP. KKP memberikan bantuan kepada nelayan berupa alat tangkap, pembudidaya ikan, bantuan pengolahan dan pemasaran, bantuan pada petambak garam, dan penyuluhan & pelatihan. Sepanjang tiga tahun terakhir sudah 317 kapal ilegal yang ditenggelamkan.


Pak Arief Yahya, Menteri Pariwisata juga memaparkan besarnya kontribusi pariwisata terhadap perekonomian kemaritiman. Saat ini baru 10% kontribusi wisata bahari secara keseluriham jika dibandingkan kontribusi total, sehingga masih besar potensi wisata bahari yang bisa dikembangkan. Indonesia sudah meraih peringkat ke-47 di dunia di sektor pariwisata dengan nilai 79,1 di World Economy Forum 2017, tak hanya itu Indonesia meraih 46 penghargaan dari 22 negara.



Lewat branding Wonderfull Indonesia di 10 negara Indonesia meraih 21 penghargaan. Kini Kementerian Pariwisata memiliki program 10 Destinasi Bali Baru. Hal ini akan membawa pertumbuhan ekonomi berupa investasi, sampai Juni 2017 sudah ada 929,14 Juta Dollar Investasi yang mencapai target 53% dari target pada akhir tahun 2017. Dengan jumlah pulau terbesar di Indonesia dan garis pantai terbesar kedua di dunia, Indonesia punya potensi besar untuk pengembangan wisata bahari.

Jumat, 13 Oktober 2017

RHB TradeSmart with ARO, Sahabat yang Memudahkan Investasi Saham

Berinvestasi pasti perlu modal yang besar, berinvestasi pasti perlu belajar dulu dengan mengikuti berbagai seminar dan workshop. Jawaban yang dilontarkan pada umumnya, jika diberi pertanyaan penyebab tidak mau berinvestasi. Faktanya kini ada program "Yuk Nabung Saham!" berinvestasi mulai dari 100 ribu bisa dilakukan. Untuk belajar tentang analisa fundamental dan teknikal, bisa belajar sambil mencoba investasi.

Saat ini jumlah investor saham masih terbilang sedikit, jumlahnya 600.000 SID (Single Investor Identification) hal ini dikarenakan tingkat pemahaman masyarakat untuk berinvestasi masih rendah. Untuk itulah Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat gerakan "Yuk Nabung Saham!", gerakan yang mengajak masyarakat untuk mulai berinvestasi saham. Sudah punya niat berinvestasi, ada pandangan bahwa kerap kali investor mengalami potensi kerugian. Kerugian bisa saja terjadi dikarenakan kurang informasi yang didapatkan masyarakat.

Dengan memiliki saham di perusahaan, kita berstatus sebagai pemegang saham. Tentunya kita ingin tahu informasi, suatu perusahaan yang sahamnya ingin kita beli. Terkadang tak semua orang tahu dan informasi yang ada hanya diketahui oleh kalangan terbatas. Sehingga masyarakat bingung untuk membedakan, saham perusahaan mana yang tepat untuk dibeli. Namun, kini hadir solusinya untuk mengetahui informasi terkini tentang suatu perusahaan dengan aplikasi RHB TradeSmart with ARO dari RHB Sekuritas Indonesia.



Pada hari Selasa, 10 Oktober di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia berlangsung acara peluncuran Aplikasi RHB TradeSmart with ARO. Yang menjadi keunikan dari RHB TradeSmart dengan fitur Assited Robo Optimization, sehingga investor dan trader bisa mengambil keputusan untuk melakukan transaksi secara real time. Hadirnya RHB TradeSmart with ARO menjadi wujud nyata komitmen RHB Sekuritas mendukung program BEI 'Yuk Nabung Saham". Pak Alpino Kianjaya sebagai Direktur Perdagangan menyambut baik inovasi dari RHB Sekuritas.



Presiden Direktur RHB Sekuritas Indonesia, Chang Kong Ming ingin dengan hadirnya fitur ARO investor pemula bisa mendapatkan pembelajaran dan analisa pada saham tertentu, apalagi bagi investor dengan jam terbang tinggi fitur ARO akan memberikan informasi tambahan. Baik investor kecil ataupun besar akan menerima notifikasi yang sama di waktu yang sama, sehingga siapapun punya kesempatan mendapatkan keuntungan pada momen yang tepat. Karena momen belum tentu bisa terulang kembali.



Dari aplikasi RHB TradeSmart fitur ARO yang dengan mudah diakses dengan beberapa indikator dan parameter seperti:

-ARO Signal: Informasi saham-saham yang hari itu menjadi trending di pasar, dan mendapat trading signal BULL, HOLD, dan BEAR. Sehingga semuanya bisa mengetahui apa yang sedang HOT di pasar.

-ARO Library: Berisi indikator dan parameter tambahan yang lebih detail mengenai saham yang mendapat notifikasi, sehingga ara trader dan investor bisa memiliki trading plan yang lengkap agar dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan bertransaksi.

-ARO Technical: Berisi parameter tambahan Automatic Support dan Resistance untuk membantu pengambilan keputusan dari trader terhadap sinyal rekomendai ARO. Tentunya dapat dijadikan panduan antrian beli maupun antrian jual, maupun panduan harga support ataupun resistance saham, secara otomatis tanpa harus membuka chart yang kompleks.

Inovasi teknologi dari RHB Sekuritas memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik kepada investor. Merry Riana sebagai duta RHB SmartTrade angkat bicara munculnua risiko investasi pasti ada, tetapi bisa diminimalisir dengan informasi dan pengetahuan yang dijadikan dasar keputusan untuk berinvestasi. Merry Riana juga sudah mencoba sendiri dan merasakan manfaat kemudahan memantai investasi dan memutusjan langkah investasi selanjutnya dengan fitur ARO di RHB TradeSmart yang inovatif.


Rabu, 11 Oktober 2017

79 Tahun Sinar Mas Berkembang dengan Inovasi bagi Masyarakat Indonesia

Hari minggu menjadi hari yang saya nantikan, saatnya saya berolahraga. Terlebih seringnya saya mengikuti acara lari. Usai acara lari sayapun pergi menuju toilet terdekat yang ada di mal. Mulai dari berganti baju, mencuci tangan, dan membersihkan wajah dengan tisu yang ada di wastafel. Saat mengambil tisu tertulis sebuah merek "Livi Paseo Profesional".  Sejenak saya terpikir tisu  "Livi Paseo Profesional" produksi perusahaan mana ya?


Sayapun melakukan pencarian lewat Google dan menemukan Livi Paseo Profesional produksi  PT The Univenus yang merupakan bagian dari Grup Sinarmas. Tanpa saya sadari, ternyata saya menggunakan produk tisu dari Sinarmas. Tak hanya Livi Paseo Profesional, ada merek tisu Paseo dan Jolly yang diproduksi PT The Univenus bagian dari Sinarmas Asia Pulp and Paper (APP).


Di tahun ke 79 Sinar Mas lewat berbagai jenis usaha dimiliki Sinarmas menghadirkan ragam inovasi. Tentunya saat mendengar nama Sinarmas, pada umumnya akan teringat dengan BSD City yang dibangun oleh Sinarmasland.. Sinarmas ternyata memiliki enam pilar bisnis: bisnis Pulp dan Kertas, Agribisnis dan Pangan, Layanan Keuangan, Pengembang dan Realestat, Telekomunikasi, serta Energi dan Infrastruktur.

Beberapa produk Sinar Mas yang ada di dekat kita, mulai dari yang ada di dapur rumah kita, yaitu minyak goreng Filma dan Kunci Mas. Minyak goreng yang kita gunakan sehari-hari merupakan hasil dari pilar bisnis agribisnis dan pangan. Dari pilar layanan keuangan Sinar Mas, tentunya sudah familiar dengan Bank Sinamas dan Asuransi Sinarmas. Produk dari pilar bisnis komunikasi Sinar Mas, salah satunya adalah Smartfren. Baik layanan Smartfren, smartphone, dan Mifi Andormax. Kita hampir tak lepas untuk terhubung dengan jaringan internet.

Lewat berbagai inovasi produk dan jasa selama 79 Sinar Mas berbagai penghargaan diraih: unit bisnis Asia Pulp & Paper meraih penghargaan Indonesia Invesment Award 2017, pilar bisnis pengembang dan realestat meraih empat penghargaan dalam ajang FIABCI World Prix d'Excellence Award 2017, dan Asia Paaific Property Award 2017, serta penghargaan Industri Hijau 2016 Kementerian Perindustrian yang diberikan pada Sinar Mas.


Tak hanya berhenti menghadirkan produk berkualitas, Sinar Mas di usia ke 79 melakukan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diwujudkan dalam program Desa Makmur Peduli Api, Alquran untuk Indonesia, Bazzar Rakyat Sinar Mas, dan Program #MerajutKebangsaan Slank dan APP Sinar Mas.


Sinar Mas turut berpastisipasi dalam Trade Expo Indonesia 2017 yang berlangsung pada 11-15 September 2017 di ICE BSD (yang juga merupakan bagian dari BSD City, salah satu pilar bisnis Sinarmas). Terdapat booth yang menyediajan ragam produk dan jasa dari Sinar Mas dan pilar bisnis.


Di akun media sosial Sinarmas kita juga mengetahui beragam produk dan jasa dari Sinamas yang ada di Trade Expo 2017. Bisa lewat Facebook Page SinarMasID, Twitter @sinar_masid, dan akun Instagram @sinar_masid

Kamis, 05 Oktober 2017

Indonesia Knowledge Forum 2017 Hari Kedua: Manfaat Teknologi Digital untuk Pertumbuhan Bisnis

Pada Indonesia Knowledge Forum 2017 hari pertama, lebih banyak pembahasan tentang keadaan perekonomian digital Indonesia saat ini. Pada hari kedua pembahasan lebih banyak ke manfaat ekonomi digital bagi bisnis.


Diawali dengan sesi seminar "Bagaimana Menggabungkan Strategi Bisnis Offline dan Online" berdasarkan apa yang sudah dilakukan Alfamart oleh pak Anggara Hans Prawira, CEO PT Sumber Alfaria Trijayaja.


Kita tentu tak asing lagi dengan gerai toko berwarna merah yang hadir di dekat rumah kita, bernama Alfamart. Tahun ini Alfamart memasuku usia yang ke-17 tahun dan memiliki 13.376 gerai di seluruh Indonesia. Alfamart sejak tahun 2003 sudah mulai menggunakan channel digital untuk berbagi tips, pada 2010-2015 Alfamart mulai membangun aset digital, pada 2016-2018 pada masa konversi, dan mulai 2018 dilakukan personalizations. Bahkan saat ini di Alfamart menyediakan 330 Digital Avatar (DAV) untuk menempatkan iklan.



Alfamrt sukses membangun aset digital terutama di Official Account Line dengan 15 juta followers. Tahun lalu pada periode campaign Alfamart bersama Line, periode 22 Oktober-28 November 2016 terjadi penjualan 176 Milyar. Pada campaign koin Stawars Alfamart meraih reach 450 Juta di media sosial. Pelanggan Alfamart berdasarkan member yang terdaftar ada 8,5 juta orang, berusia 21-30 tahun, dan didominasi oleh perempuan.


Namun, Alfamart juga mempunyai pembelajaran dari Alfacart yang sempat berjalan satu tahun, 80% transaksi pembayaran dilakukan secara tunai di Alfamart dan 85% transaksi diambil di toko. Alfamart kini menempatkan Alfacart sebagai agregator untuk pembelian groceries. Alfacart menjadi bagian dari lima pilar bisnis Alfamart saat ini: Alfamart Micro Apps (AMA), Alfamind, Alfa Purchase Point, Alfacart as Aggregator, dan Alfagift.


Pada sesi selanjutnya pak Irvan Yasni, CTO Sinarmasland mempresentasikan, bagaimana Sinarmasland membangun BSD City untuk mendukung ekosistem bisnis digital. Di kawasan BSD City penataan kabel fiber optik diatur di area khusus bernama "Meet Me Room 1 dan 2", kemudian baru disalurkan ke rumah. Hal ini untuk mengantisipasi galian kabel fiber optik secara  sembarangan. Bahkan tersedia akses wifi public gratis, cukup  login via aplikasi One Smile. Sinarmasland juga menyediakan layanan Cloud yang sudah bekerjasama dengan berbagai negara.



Usai jam makan siang sesi dilanjutkan dengan sesi diskusi "Bagaimana Cara Menciptakan Ekosistem Kreatif dan Kolaborasi untuk mengembangkan Ekonomi Digital" bersama pak Alexander Rusli (CEO Indosat Ooredoo), Hengky Prihatna (Country Industry Head Google Indonesia), dan pak Kusumo Martanto (CEO Bliblicom). Pak Alexander memaparkan bagaimana mengubah budaya perusahaan di Indosat Ooredoo, pak Hengky memaparkan hasil riset Indonesia Venture Capital Outlook 2017, dan pak Kusumo menjelaskan kunci membangun ekosistem inovasi di Blibli.




Berlanjut ke sesi penutup dengan kesimpulan dari berbagai seminar Indonesia Knowledge Forum 2017 oleh pak Jahja Setiaatmadja, diharapkan bisa memberikan pengetahuan untuk pengembangan bisnis lewat pemanfaatan ekonomi digital. Berlanjut ke Inspire Closing Speech oleh Pak Ignatius Jonan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.


Pak Jonan berbagai pengalaman menerapkan teknologi di PT Kereta Api Indonesia untuk melakukan transformasi bisnis. Hal itu berdampak pada pendapatan PT KAI yang meningkat. Saat dipercaya menjadi Menteri Perhubungan RI pak Jonan mengagas aplikasi untuk memantau waktu penerbangan maskapai. Saat ini sebagai Menteri ESDM dimplementasikan teknologi lewat berbagai aplikasi One Map ESDM, aplikasi Monitoring Produksi Batubara, aplikasi Sistem Perizinan Online, Dashborad Biro Keuangan, dan aplikasi Magma Indonesia

Pak Jonan mengajak seluruh peserta untuk menonton video dari Jack Ma tentang kebutuhan EQ, IQ, and LQ, juga video bagaimana pemerintah India memperlakukan sistem lesscash yang kini sudah menjangkau 90% penduduk India. Seluruh peserta diajak untuk fleksibel dalam menghadapi perubahan dan memanfaatkan ekonomu digital untuk terus mengembangakan inovasi bisnis.

Selasa, 03 Oktober 2017

Indonesia Knowledge Forum 2017 Hari Pertama: Memahami Keadaan Ekonomi Digital Indonesia Saat Ini

Indonesia Knowledge Forum 2017 (IKF 2017) kembali digelar ke-7 kalinya pada 2-3 Oktober 2017  dengan tema "Elevating Creativity & Innovation Through Digital Collaboration" di Hotel Ritz Carlton, Sudirman.


Acara diawali dengan opening speech dari pak Cyrillus Harinowo, Komisaris BCA: "Membangun Negeri lewat Pengetahuan." Acara berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari komitemen BCA untuk peningkatan kualitas SDM Indonesia, turut menghadirkan 23 pembicara dari berbagai bidang yang memberikan pengetahuan dan inspirasi.


Dilanjutkan dengan keynote speech oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, pak Rudiantara  mengapresiasi BCA atas acara IKF 2017 yang terselenggara. Pak Rudiantara menyampaikan adanya proses bisnis yang berubah dan membagikan intisari buku "Think Like Startup", saat ini perusahaan dituntut berorientasi pada "Customer Focus".

Pola perilaku konsumer berubah seiring perkembangan dunia digital yang berkembang. Pemerintahpun turut berperan dalam pemeratan jaringan internet di seluruh Indonesia, pada tahun depan rencamanya daerah Natuna bisa menikmati layanan internet. Ada tujuh hal yang akan diubah oleh pemerintah untuk mendukung perkembangan ekonomi digital Indonesia:  SDM, Pendanaan, Perpajakan, Consumer Education dan Protection, Logistik, Cyber Security, dan Infrastuktur TIK (jaringan internet).



Dilanjutkan sesi pembukaan expo dan sesi seminar "Peta Perekonomian Indonesia di Era Digital". Pak Faisal Basri seorang pengamat ekonomi dan staf khusus Bu Susi Pudjiastuti memaparkan data-data keadaan perekonomian Indonesia saat ini. Ada perubahan perilaku masyarakat untuk menyimpan uang lebih banyak di bank, dibandingkan untuk digunakan konsumen untuk berjaga-jaga (terlebih pasca Pilkada Jakarta). Sehinggga tak ada korelasinya turunnya pendapatan perusahaan  dengan daya beli masyarakat.

Usai jam makan siang kembali kami belajar tentang bagaimana ekonomi digital, mendukung bisnis yang sudah ada saat ini dengan pembicara dari Mckinsey Indonesia. Ekonomi digital "disrupted atau menggangu" bisnis berjalan saat ini, mulai dari hadirnya berbagai layanan digital seperti Uber and Airbnb. Perusahaan harus terus berinovasi menggunakan teknologi internet, cloud, Internet of Things, dan big data & cara analisanya.

Lalu bagaimana jika perusahaan tidak siap? Ada perusahaan di luat negeri yang melakukan akuisisi untuk masuk dalam ekonomi digital. Akusisi yang dilakukan bank Spanyol,  Banco Bilbao Vizcaya Argentaria (BBVA) kepada perusahaan fintech bernama Simple. Mulai dari proses bisnis, model bisnis, ekosistem digital, dan terus berinovasi. Garuda Indonesia, Matahari Mall, Go-Jek, dan Tokopedia contoh perusahaan di Indonesia yang sedang dan terus berinovasi menggunakan teknologi digital.



Hari pertama IKF 2017 ditutup dengan sesi seminar "Bagaimana Membangun Strategi Berinvestasi di Perusahaan Startup" bersama Ashraf Sinclair, celebrity investor yang tergabung dalam 500 Startups asal Silicon Valley dan Sebastian Togelang, Founder dan Managing Kejora Group. Masih sangat besar peluang untuk berinvestasi di perusahaan startup yang akan terus berkembang di dunia dan Indonesia. Bahkan investor dari luar negeri seperti Alibabab berinvestasi di beberapa perusahaan startup yang ada di Indonesia.




Indonesia Knowledge Forum (IKF) 2017 hari kedua juga menghadirkan pembicara yang dinantikan, pembahasan bagaimana perusahaan memanfaatkan ekonomi digital untuk mendukung pertumbuahn bisnis.

Senin, 02 Oktober 2017

Suka Minum Kopi? Ada Program dan Hasil Riset Menarik dari HSBC Indonesia

Awal Oktober menjadi momen yang dinantikan bagi pecinta kopi, Hari Kopi Internasional pada 1 Oktober 2017. Bank HSBC Indonesia juga memiliki program menarik bagi pecinta kopi. Pada Senin, 2 Oktober 2017 di Tanamera Coffee, Bank HSBC Indonesia memperkenalkan program Coffee Month. Juga acara bincang tentang perilaku konsumen penikmat kopi bersama Chef Marinka, Bu Anindita Sekar Jati (Corporate Communication and Social Responsibility Tanamera Coffee), dan Bu Dewi Teuguh (SVP Retail Banking and Wealth Management HSBC Indonesia).


Siapa yang tidak suka dengan kopi? Terlebih saat ini ada pergeseran perilaku konsumen kopi di Indonesia, Chef Marinka melihat dahulu kopi hanya dinikmati oleh pecinta kopi saja. Namun, kini siapapun dan pada kegiatan apa saja bisa dilakukan sambil minum kopi dan kedai kopi menjadi tempat berkumpul bersama teman-teman. Terlebih semakin nikmati jika minum kopi, ditemani dengan kue dengan rasa manis.



Bu Aninda menyampaikan hal serupa terjadi di Tanamera Coffee. Rata-rata konsumen yang datang menghabiskan waktu selama dua jam, pada outlet Tanamera di daerah bisnis biasanya konsumen sambil bekerja, meeting, dan brainstorming. Pada outlet yang ada di daerah perumahan, Tanamera Coffee menjadi tempat untuk berkumpul bersama keluarga dan teman. Tanamera Coffee saat ini sudah memiliki delapan gerai di Indonesia. Membantu kehidupan petani kopi lebih sejahtera menjadi salah satu tujuan dari Tanamera Coffee.


Bu Dewi Tuegeh menyampaikan kini HSBC sudah menjadi bank global dengan status perusahaan terbatas (PT) lokal Indonesia yang memiliki kepedulian pada kopi Indonesia, terlebih kualitas kopi Indonesia dikenal dunia internasional pada peringkat keempat. Untuk itu HSBC Indonesia memperkernalkan program "Coffee Month" untuk mendukung potensi kualitas kopi Indonesia.


Selama bulan Oktober 2017 HSBC Indonesia memberikan penawaran bagi pengguna Kartu Kredit HSBC Indonesia, berupa diskon 50% untuk menu kedua (syarat dan ketentuan berlaku). HSBC Indonesia bekerjasama dengan 36 gerai kopi terkemuka: Tanamera Coffee, Liberica, Crematology Coffee Roaster, St Mark Cafe, Illy Caffee, KLTR Coffee Roastera, Koultura Coffee, dan 1/15 Fifteenth untuk program Coffee Month.


Timbul pertanyaan, "Mengapa menu kedua yang dapat diskon?" Jawab bu Dewi, "Karena pastinya tak cukup menikmati kopi hanya segelas saja." Kalau pembaca saat mengunjungi kedai kopi, biasanya memesan berapa gelas kopi?

Mengenal Perbedaan Mandiri e-Cash dan Mandiri e-Money

Sering kali saya mendapatkan pertanyaan, bedanya Mandiri e-Cash dan Mandiri e-Money apa? Terlebih saat ada acara dan program promosi yang menawarkan cashback dengan Mandiri e-Cash, ada teman yang bertanya " Bisa pakai kartu tol itu kan ya?". Pada momen lain misalnya, bayar tol bisa pakai Mandiri e-Cash yang banyak promo kan?  Ternyata banyak orang di sekitar saya, belum mengetahui perbedaa Mandiri e-Cash dan Mandiri e-Money. Sepertinya perlu saya jawab lewat tulisan blog tentang perbedaan keduanya.

1. Mandiri e-Cash

Mandiri e-Cash adalah produk uang elektronik berjenis e-wallet yang bisa digunakan beragam transaksi. Bisa diakses lewat aplikasi Mandiri e-Cash dan USSID *141*6# di handphone. Karena berjenis e-wallet saldonya tersimpan di server bank, batasan saldo hingga 10 juta (bagi verified user, 1 juta bagi non verified user). Dengan Mandiri e-Cash kita bisa melakukan pembayaran di toko, bayar tagihan, dan beli pulsa. Setiap kali transaksi memerlukan PIN dan/atau OTP (One Time Password)


Saldo yang ada di Mandiri e-Cash bisa ditambah lewat berbagai cara: isi lewat aplikasi Mandiri Online, pengisian pada kartu bank lain berlogo Visa/Master, dan pengisian di Indomaret. Bagi verified user saldo pada Mandiri e-Cash bisa ditransfer ke rekening Bank Mandiri.

2. Mandiri e-Money

Mandiri e-Money adalah produk uang elektronik berjenis kartu dengan saldo maksimal 1 juta rupiah. Saldo tersimpan pada kartu, sehingga jika hilang saldo tidak diklaim ke bank. Bisa digunakan untuk bayar belanjaan, e-ticket Transjakarta, e-ticket KRL Commuterline, dan pembayaran tol.


Dalam melakukan transaksi tidak memerlukan PIN, sehingga proses tansaksi bisa menjadi lebih cepat. Terlebih per Oktober 2017 pembayaran tol harus menggunakan dilakukan secara non tunai dengan kartu e-Money Mandiri. Terdapat varian kartu e-Money seperti Indomaret Card, e-Toll Card, BJB e-Money, dan Gaz Card. Selain itu juga ada edisi terbatas yang bisa dijadikan barang koleksi, seperti edisi Spiderman dan edisi Smurf.

Sabtu, 30 September 2017

Tampil Keren dengan Gelang e-Money Mandiri

E-money Mandiri dalam bentuk kartu tentu sudah biasa, ternyata sekarang ada dalam bentuk gelang. Dengan desain yang keren, sangat cocok untuk yang mau tampil gaya dan keren. Memang saat ini gelang e-money masih sangat terbatas, bisa didapatkan dengan menukarkan fiesta poin saat ada event tertentu. Selain itu juga dengan memesan di kantor cabang Bank Mandiri dengn sistem pesnana

Gelang yang saya miliki dengan warna hitam dan putih, dengan kata "Faith". Sama seperti e-money dalam bentuk kartu, gelang e-money bisa digunakan untuk pembayaran tol, e-tiket Trans Jakarta, e-ticket Commuter Line dan pembayaran di minimarket.

Gelang e-Money Mandiri Warna Hitam
Gelang E-Money Hitam

Ada beberapa varian warna dan tulisan yang bisa dipilih. Gelangnya cukup keren dan gaya, namun tidak disarankan dipakai saat beraktivitas berat, Karena nanti tangan akan berkeringat. Di balik gelang ada 16 angka e-money. Saat bertransaksi di minimarket biasanya kasir, akan meminta 16 digit no gelang e-money.

Tampil keren dengan gelang e-money, selain itu juga bisa digunakan untuk berbagai alat pembayaran transaksi.

Kamis, 21 September 2017

Suka Main PS4 atau Pengguna Drone? Kenali Inovasi Seagate untuk Maksimalkan Hobimu

Saat ini generasi milenial memiliki hobi baru yang berhubungan dengan teknologi, seperti trend hobi bermain game seperti Playstation 4, selain itu juga ada trend menggunakan drone untuk mengambil foto dan video. Berbagai game bisa dimainkan untuk sekedar untuk mengisi waktu luang dengan berbagi game di rumah. Bagi yang sedang berkegiatan di luar rumah, penggunaan drone makin marak untuk mengambil gambar dan video dari angle yang berbeda.


Pada hari Selasa, 19 September 2017 di Jakarta Blibli dan Seagate mengadakan Blibli Friends Meetup. Kali Ini tema yang diangkat seputar hobi bermain game dan menggunaian drone, Play and Beyond Sempurnakan Hobimu. Pada awal acara kita diajak melihat hasil fotografi drone bersama Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) dengan narasumber mas Akbar dan mas Anton. Menggunakan drone terlebih saat travelling, membuat kita mendapatkan gambar yang indah dari atas.


Siapa yang tak tahu keindahan Raja Ampat dan Derawan? Dengan adanya drone kiga bisa memotret pemandangan dari ketinggian dan jarak yang jauh, tentunya kita tak perlu bepergian lebih jauh. Disarankan menggunakan drone di tempat yang agak jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu juga saat menggunakan drone pastikan baterai cukup, baterai drone berbahan Li-Po bisa digunakan 25-45 menit jika menggunakan baterai tambahan.


Perspektif pemandangan bisa kita dapatkan menggunakan drone, tetapi file hasil gambar dan video yang diambil mencapai 200-400GB untuk penggunaan 3-4 hari. Besarnya file yang dihasilkan tentu saja menyulitkan proses pemindahan data, tetapi ada solusi dengan hadirnya Seagate DJI Fly Drive berkapasitas 2 TB yang memudahkan. Hadirnya slot untuk membaca Micro SD yang mampu memberikan kecepatan memindahkan data 10 GB hanya dalam waktu 2 menit saja.


Lain halnya dengan hobi bermain game, mas Giring Ganesha founder Kincir.com yang senang bermain Playstation 4. Mas Giring biasanya bermain game saat ada di luar kota, saat ini bagi mas Giring saatnya bermain dengan anak.


Apalagi saat ini sedang trend anak muda bermain game di smartphone seperti Mobile Legend dan Arena of Valor, tetapi ada pengalaman berbeda saat bermain PS 4. Untuk itu hadirlah Seagate Game Drive for PS4 yang bisa menampung 50an game dengan kapasitas 2 TB.


Pak Tirta dari Seagate menyampaikan keunggulan produk yang sesuai untuk kebutuhan, termasuk untuk memaksimalkan hobi fotografi drone dan bermain PS 4. Bentuk harddisk yang tipis dengan kapasitas besar dan kecepatan memindahkan data yang cepat menjadi nilai pembeda Seagate.


Seagate DJI Fly Drive dan Seagate Game Drive for PS 4 bisa dibeli secara pre-order di Blibli, selama masa pre-order 19 September-3 Oktober 2017. Ada bonus voucher MAP dan voucher belanja Bliblicom

Selasa, 05 September 2017

Desain Keren Kartu e-Money edisi Asian Games 2018

Tidak terasa setahun lagi menjelang acara akbar Asian Games 2018, terlebih Indonesia menjadi tuan rumah kompetisi olahraga berskala Asia. Kompetisi akan dilakukan dengan tempat utama di Kota Jakarta dan Palembang.

Pada momen satu tahuh menjelang Asian Games, beberapa merchandise sudah diperkenalkan dan bisa dimiliki. Termasuk kartu e-Money (uang elektronik) edisi Asian Games 2018 yang diterbitkan oleh Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI. Seperti apa desain kartunya, mari bersama kita lihat satu per satu.

1. Bank Mandiri

Pada Sabtu, 19 Agustus 2017 Bank Mandiri secara resmi merilis kartu e-Money edisi Asian Games 2017 dengan dua seri: Maskot Asian Games dan The Legend. Terdapat empat pilihan desain pada seri Maskot Asian Games dan tiga pilihan desain pada seri The Legend.

A.Desain Maskot Asian Games 2018: karakter Bhin-bhin (Burung Cenderawasih), karakter Atung ( Rusa Bawean), karaktee Ika (Badak Bercula Satu), dan karakter ketiganya dalam satu frame.

Kartu e-Money Mandiri Edisi Maskot Asian Games 2018
Kartu e-Money Mandiri
Edisi Maskot Asian Games 2018

B. The Legend dengan karakter legenda olahraga Indonesia di bidang bulu tangkis dan tenis: Christian Hadinata, Yayuk Basuki, dan Rudi Hartono.

Kartu e-Money Mandiri edisi The Legend
Kartu e-Money Mandiri
edisi The Legend

Untuk memiliki kartu e-Money edisi Maskot Asian Games 2018 seharga 50.000 per kartu. Sedangkan kartu e-Money edisi The Legend seharga 500.000 untuk satu set, berisikan ketiga karakter legenda olahraga.

2. Bank BNI dan Bank BRI
Bank BNI dan Bank BRI juga memiliki desain kartu Tapcash BNI dan Brizzi BRI, tetapi belum tersedia di pasaran. Namun, desainnya sudah bisa dilihat seperti ini.

Kartu BNI Tapcash dan Brizzi BRI Edisi Asian Games 2018
Kartu BNI Tapcash dan Brizzi BRI
Edisi Asian Games 2018

Dari beberapa desain kartu edisi Asian Games 2018 yang ada, manakah yang menjadi favoritmu?

Kamis, 31 Agustus 2017

Menelusuri Keindahan "Senandung Ibu Pertiwi", Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan

Suatu siang saat saya membuka akun Facebook saya, tak sengaja saya melihat postingan video. Saya menonton video yang berisikan pemberitahuan, dalam rangka menyambut Kemerdekaan RI ke- 72 Kementerian Sekretariat Negara menyelengarakan Pameran Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan". Tahun ini pameran lukisan mengangkat tema "Senandung Ibu Pertiwi" berlangsung pada 2-30 Agustus 2017 pukul 10.00-20.00 di Galeri Nasional Indonesia.


Tentunya kesempatan yang sungguh langka, bagi rakyat jelata melihat lukisan koleksi di Istana Kepresidenan. Saya menyempatkan datang ke Galeri Nasional Indonesia, tempat berlangsungnya acara pameran. Jarum jam mendekati pukul 10.00 sudah nampak banyak pengunjung, menunggu pintu pendaftaran kunjungan dibuka. Tepat pukul 10.00 pintu dibuka oleh petugas, pengujung dipersilahkan mengambil nomor antrian (satu nomor antrian, maksimal untuk lima orang).


Setelah nomor antrian dipanggil, petugas mempersilahkan kami menitipkan barang bawaan di tempat yang disediakan dan mengisi data-data pengujung. Tangan kami diberikan cap dan diarahkan menuju ke pintu masuk pameran lukisan. Saat masuk dilakukan pemeriksanaan, hanya dompet dan handphone yang diijinkan untuk dibawa masuk. Untuk mengambil foto hanya diperkenankan dengan handphone tanpa blitz, memotret dengan kamera tidak diijinkan.


1. Menikmati Keindahan Lukisan Koleksi Istana Kepresidenan

Saat melewati proses pemeriksaan, terlihat sebuah lukisan besar yang ternyata hanyalah tayangan dari LED proyektor. Ada beberapa koleksi lukisan di Istana Kepresidenantidak memungkinkan untuk dibawa karena ukuran yang besar dan lukisan yang rentan. Syukurlah ada 48 lukisan koleksi Istana Kepresidenan hasil karya 41 seniman yang dikurasi oleh tim kurator.

Mulai dari keragaman alam,
dinamika keseharian, tradisi dan identitas, serta khidmat dalam kepercayaan dan iman yang bisa dinikmati karyanya. Inilah karya-karya lukisan dari setiap tematik.

a. Keragaman Alam

Saya melanjutkan langkah kaki untuk menelusuri keindahan lukisan satu per satu dengan tematik pemandangan alam, tergambar kekayaan alam dan kebudayaan masyarakat Indonesia dalam tiga belas lukisan di ruangan pertama. Koleksi yang berasal dari Istana Negara, Istana Bogor, dan Istana Bogor yang digolongkan sebagai Hindia Molek.


Salah satu lukisan yang menarik perhatian saya, lukisan Pantai Flores karya Basoeksi Abdullah yang memiliki nilai sejarah. Potret keindahan Pantai Flores yang diabadikan Bung Karno saat menjalani hukuman pengasingan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda. Lukisan berkuran 120x 185 cm yang dibuat pada tahun 1942, dibuat dengan bahan cat minyak di atas kanvas. Lukisan lain yang tak kalah bagus seperti Senja di Daratan Mahat, Terang Bulan, Pemandangan di Sulawesi, dan lainnya.

b. Dinamika Keseharian

Langkah kaki saya lanjutnya menuju ke ruangan selanjutnya, terpampang koleksi lukisan tematik dinamika keseharian. Hasil karya lukisan yang dekat dengan keseharian kita dan penggambaran keindahan alam lewat pendekatan dekoratif.

Karya lukisan yang menarik perhatian adalah lukisan Pendjual Sate karya Lee Man Fong, dibuat pada tahun 1958 dengan bahan cat minyak pada hardboard. Tentunya penjual sate sampai saat ini masih sangat dengan kehidupan kita saat ini, tak terbayangkan hal sederhana diabadikan menjadi karya yang indah. Lukisan Pendjual Ayam karya Ries Mulder, dan lukisan Kerjintaan karya Sidin mengabadikan hal yang dekat kehidupan sehari-hari.

c. Tradisi dan Identitas

Indonesia tidak hanya dianugerahi kekayaan alam, tetap juga kekayaan budaya dalam bentuk tradisi dan identitas masyarakat di daerah tertentu. Seperti pakaian kebaya dan pakaian adat lainnya yang biasa dikenakan etnis perempuan Indonesia sebagai pakaian sehari-hari sejak tahun 1827 oleh Pemerintah Hindia Belanda kalai itu. Potret perempuan berkebaya bisa kita temukan dalam lukisan koleksi Istana Kepresidenan.


Beberapa lukisan yang menarik seperti lukisan Keluarga Tani karya Kosman (1962) yang mengabadikan potret perempuan berkebaya sedang menggendong bayi, ditemani suami yang serorang petani, dan dua anak lainya. Menanadakan kebaya sebagai identitas keseharian masyarakat lewat kebaya.

Selain itu ada lukisan Perempuan Berkebaya Kuning karya Sumardi (1964) terdapat potret perempuan sedang berdiri, berlatar belakang pantai dan langit biru yang seakan-akan bercerita identitas pakaian daerah yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

d. Mitologi dan Religi

Dalam kehidupan masyarakat Indonesia tak lepas dari mitologi, kepercayaan masyarakat lokal lewat pewayangan dan mitos khususnya dari budaya Jawa. Hal ini menjadikan Indonesia kaya akan kebudayaan, tokoh-tokoh pewayangan terabadikan dalam potret lukisan. Seperti lukisan Gatotkaca dengan Anak-Anak Arjuna, Pergiwa-Pergieati karya Basorku Abdullah.


Mitologi kecantikan dan kuasa perempuan juga terabadikan dalam potret lukisan, seperti lukisan Nyai Roro Kidul karya Basoeki Abdullah (1955) yang menggambarjan sosok perempuan cantik yang merupakan penguasa pantai dan laut Selatan.


Potret lukisan dengan tema spiritualitas dan pengalaman religius terabadikan juga. Lewat lukisan Bertapa di Candi Tebing Bali Abad Kesebelas karya Walter Spies ( 1930) menggambarkan seseorang sedang bersemedi menyucikan diri di suatu tempat. Selain itu lukisan Kaligrafi karya Ahmad Sadali dan Subuh/Doa VII karya A.D Pitorus, menyajikan potret keagamaan umat Islam. Lewat potrer unsur kaligrafi dan potongan ayat-ayat Al-Quran.

e. Sejarah Koleksi Lukisan Istana Kepresidenan

Ternyata koleksi lukisan yang ada di istana kepresidenan sudah ada sebelum tahun 1945 oleh Presiden Seokarno. Pada era Presiden Soeharto berdiri Wisma Seni Indonesia yang menjadi cikal bakal Galeri Nasional Indonesia. Di era Presiden BJ Habibie Galeri Nasional Indonesia berdiri, pada era presiden Abdurrahman Wahid dimulai Pameran Nusantara di Galeri Nasional Indonesia.

Di era Presiden Megawati Soekarnoputri koleksi-koleksi benda seni di Istana Kepresidenan mulai dinventarisir. Di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono penilaian aset koleksi benda seni di Istana Kepresidenan oleh Direktorat Jendral Kekayaan Negara dan kini era Presiden Joko Widodo mulai dilakukan tradisi pameran seni rupa, koleksi Istana Kepresidenan.

2. Menjelajahi Keindahan Lukisan Lewat Media Teknologi

Usai melangkahkan kaki perlahan, seraya menikmati keindahan ragan lukisan karya seniman dengan nilai sejarah. Saya diberikan kesempatan untuk meninggalkan kesan di buku yang tersedia, tapi petualangan saya ternyata belum usai. Usai mengisi kesan dan pesan, saya melihat sebuah petunjuk yang memberikan kesempatan pada saya kembali menjelajahi keindahan lewat aplikasi. Tinggal mengunduh aplikasi Calibre Indonesia sebagai aplikasi museum guide dan tinggal mengarahkan kamera di handphone ke arah QR Code yang tersedia.



3. Mengajak Masyarakat Bertransaksi Non Tunai

Tak terasa perut saya mulai berbunyi. Saatnya untuk makan siang, ternyata ada area kantin di Galeri Nasional Indonesia. Sayapun bergegas menuju ke sana untuk menikmati makanan, pembayaran dapat dilakukan dengan kartu dari Bank Mandiri.




Jadinya tak perlu repot dengan uang kembalian dan harus membawa banyak uang, saat berkunjung di Galeri Nasional Indonesia. Selain itu jika ingin membeli minuman dingin, tersedia juga vending machine yang pembayarannya bisa dilakukan dengan kartu e-Money Mandiri. Ternyata acara pameran lukisan Istana Kepresidenan didukung juga oleh Bank Mandiri, jadi bisa belanja dan bayar secara non tunai.



4. Foto Instagramable di Galeri Nasional Indonesia

Ternyata di sisi belakang ruangan pameran, terdapat dinding dengan gambar mural. Di area depan Galera Nasional Indonesia juga ada tugu yang bagus dijadikan latar belakang foto. Sangat cocok untuk digunakan berfoto-foto dan berselfie.


Berakhirlah sudah perjalanan saya, menelusuri Galeri Nasional Indonesia untuk melihat keindahan lukisan koleksi Istana Kepresidenan. Tak lupa mengucapkan terima kasih pada Galeri Nasional Indonesia, Bekraf, Kemendikbud, Bekraf, Kemenpar dan Bank Mandiri untuk acara yang memberikan kesempatan bagi saya, menikmati keindahan lukisan koleksi Istana Kepresidenan.