Sabtu, 16 Februari 2019

Rencanakan Liburan Eksotis, Tanpa Membuat Dompet Menipis

Liburan saat ini seakan-akan sudah menjadi sebuah kebutuhan, setelah sibuk dengan rutinitas harin dengan menyelesaikan berbagai tugas dan pekerjaan. Namun, terkadang keterbatasan budget menjadi kendala untuk mewujudkan rencana liburan di tempat wisata eksotis. Terlebih beberapa waktu terakhir ada kenaikan harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar, tetapi tak perlu cemas ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menyiasati hal tersebut.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Perencanaan Liburan

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat rencana perjalanan, hal sederhana yang kadang terlupakan. Sebagian orang ada yang menyukai dadakan liburan, padahal dengan membuat rencana dari jauh-jauh hari, bisa dapat harga tiket pesawat dan hotel yang terbaik. Selain itu pastikan waktu liburan, apakah berdekatan dengan perayaan tertentu di suatu daerah. Sehingga bisa turut menikmati perayaan juga.

Pengalaman Liburan di Bali
Pengalaman Liburan di Bali

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah harga tiket pesawat. Dengan nembeli tiket pesawat jauh-jauh jari bisa mendapatkan harga tiket pesawat dengan harga terjangkau. Berdasarkan pengalam pribadi tiket pesawat Garuda Indonesia dari Solo-Jakarta (CGK) saya dapatnya hany dengan seharga 500ribuan, pemesanan dilakukan dua bulan sebelum keberangkatan.

Pada sehari sebelum keberangkatan saya iseng memeriksa harga tiket, ternyara sudah mencapai sebesar 1,25 juta. Ada selisih harga sekitar 700ribuan yang bisa saya hemat, melalui pemesanan dari jauh-jauh hari. Lumayan sekali, selisihnya bisa dialokasikan untuk berinvestasi.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah barang bawaan, dikarenakan ada kebijakan bagasi berbayar pada suatu maskapai. Sesuaikan berat barang bawaan, jangan sampai melebihi ketentuan. Akan lebih nyaman jika memilih jenis maskapai penerbangan yang masih memberikan kuota gratis bagasi, sehingga tidak perlu repot memikirkan perihal biaya tambahan untuk bagasi berbayar.

Hal keempat yang perlu diperhatikan adalah penginapan. Pilih  jenis penginapan yang  yang berada di tempat strategis, sehingga memudahkan untuk bepergian menuju tempat-tempat yang direncanakan. Pastikan juga memesan sejak jauh-jauh hari, sehingga bisa mendapatkan kamar hotel dengan harga terbaik.

Suasana Antrian Diskon Travel Fair
Suasana Antrian Diskon Travel Fair

Hal kelima yang perlu diperhatikan adalah manfaatkan penawaran promosi. Rajin-rajinlah mencari informasi penawaran promosi, terlebih pada saat adanya travel fair, baik offline travel fair ataupun online travel fair. Sehingga mendapatkan harga tiket pesawat dan hotel terbaik, jangan terlupa juga untuk membeli asuransi perjalanan ya!

Rencana Liburan Wisata Eksotis di Nusa Penida

Rencananya tahun ini saya akan liburan di Bali, terakhir kali pada dua tahun lalu. Namun, kali ini saya ingin mencoba pengalaman berbeda berwisata ke Nusa Penida, Bali. Nusa Penida sudah menjadi tujuan wisata utama di Bali, lokasi pulau Nusa Penida pada sebelah Tenggara Bali, berdampingan dengan pulau lainnya: Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Hal yang unik dari Pulau Nusa Penida adanya tarian Rejang Dewa yang melibatkan 1.000 penari, selain itu ada berbagai kegiatan menarik lainnya. Mulai dari lomba sampan, lomba busana adat, lomba pembuatan miniatur perahu, dan penanaman terumbu karang.

Terdapat banyak tebing dan perbukitan yang membuat suasana unik dan eksotis di Nusa Penida.Terdapat beberapa tempat wisata di Nusa Penida yang perlu dikunjungi:

-Angel's Billabong berada pada ujung sungai dengan air yang jernih. Dengan pemandangan yang indah dikarenakan adanya dinding batu karang yang berbeda warna, seperti kuning kehijauan sehingga menjadi tempat favorit untuk berfoto. Tak heran karena keindahannya maka tempat ini dikenala sebagai sebagai “bidadarinya Nusa Penida.”

Angel's Billabong Nusa Penida

-Pantai Paih Uug (Broken Beach) terdapat dua tebing yang menyatu membentuk terowongan air. Terlihat sekilas membelah air laut menjadi dua, keunikan inilah yang menarik untuk dikunjungi.

Pantai Paih Uug (Broken Beach) Nusa Penida

-Pantai Atuh terdapat hamparan pasir putih yang bersih dan halus, lokasinya dikeliling tebing tinggi. Untuk menjangkaunya perlu menuruni ratusan anak tangga, tempat yang bisa dimanfaatkan untuk tempat berkemah atau sekadar bersantai sambil memancing.


Pantai Atuh Nusa Penida

Paket Wisata Menjadi Solusi Liburan Eksotis yang Mudah dan Hemat.

Untuk sampai di Nusa Penida cukup mudah dari Pantai Sanur, sehingga diperlukan transportasi menggunakan kapal cepat (fast boat) ataupun kapal tradisional. Jika tidak ingin repot  mencari tiket pesawat, hotel, dan kapal cepat (fast boar) secara terpisah, kita bisa manfaatkan paket wisata ke Nusa Penida Traveloka yang bisa dengan mudah ditemukan dari smartphone.

Tak hanya memberikan kemudahan saja, tetapi harga yang dibayarkan pun menjadi lebih hemat dibandingkan membeli secara terpisah. Bahkan kita tetap bisa memodifikasi paket wisat sesuai dengan keinginan kita, sehingga rencana liburan eksotis ke Nusa Penida bisa diwujudkan tanpa membuat dompet menipis.

Sabtu, 26 Januari 2019

Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2019: Menantikan Terpilihnya Wakil Indonesia di Final Round

Asia Pasific Predator League 2019 kembali digelar, saat ini sudah memasuki babak final. Babak Grand Final akan digelar di Bangkok, Thailand pada Februari 2019. Untuk menentukan tim yang akan mewakilin Indonesia pada ajang turnamen e-Sport, berlangsung pertandingan final di Atrium Mall Taman Anggrek pada 25-27 Januari 2019.

Demi meraih gelar sebagai tim terbaik dan mewakili Indonesia pada ajang final Asia Pasific Predator League 2019. Total hadiah yang diperebutkan sebesar USD 400.000 atau Rp 6 Milyar. Memasuki tahun kedua penyelenggaraan dilakukan lebih megah dan besar lagi. Berlangsungnya Asia Pasific Predator League 2019, wujud komitmen dari Acer sebagai brand yang mendukung e-Sport.
Tim Terpilih di Final Indonesia Asia Pasific Predator League
Tim Terpilih di Final Indonesia Asia Pasific Predator League

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan Predator League sebagai pembuktian konsistensi Acer dalam mendukung dan memajukan industri gaming. Pada tahun ini, Asia Pacific Predator League 2019 diikuti oleh 16 negara, yakni: Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, dan Mongolia.

Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia menyampaikan, dalam perkembangannya e-Sport membutuhkan wadah untuk berkembang. Salah satunya melalui ajang Predator League 2019. Harapannya akan semakin banyak bertambah banyak jumlah gamer profesional di Indonesia.nDalam waktu selama tiga bulan babak penyisihan Predator League 2019 diikuti oleh 462 tim, bertujuan mencari bakat gamers terbaik yang ada di Indonesia.

Herbert Ang, President Direktur Acer Indonesia
Herbert Ang, President Direktur Acer Indonesia

Pada akhirnya terpilihlah 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA terbaik yang berkompetisi pada Country Final, pememangnya akan mewakili Indonesia, pada Final Round Asia Pasific Predator League 2019 di Bangkok, Thailand. Babak kualifikasi dilakukan di 14 kota di Indonesia, didukung Intel pada 16 iCafe.

Terpilihlah delapan tim DOTA 2: Alter Ego, BOOM.ID, Rex Regum Qeon, PG.Barracx, EVOS, Aura, The Prime, HPG.Armored Project. Enam belas tim PUBG: BOOM.ID, Kocak Koplak, Astaga Gaming, Xgate, Royal Esport KRS, Aerowolf.TeamSeven, Aerowolf.TeamEight, Louvre Emporium, Alter Ego, Victim Reality, U2G, Ghost Alliance PIFF, Ghost Alliance Ayres, Rival, Pixel-Geim.M.I, Existency yang akan mengikuti pertandingan di babak National Final Indonesia.

Pada 25-27 Januari 2019 berlangsung turnamen adu kekuatan dan strategi para talenta esports terbaik di Indonesia. Pengujung bisa merasakan serunya pengalaman bermain games di atas Predator Thronos, singgasana gaming paling canggih untuk gamer kelas sultan. Predator Thronos sudah hadir di Indonesia sejak awal bulan Januari 2019, menghadirkan pengalaman bermain secara imersif dan nyata.

Yohan Wijaya, Acer Consumers Lead,  Intel Asia Pacific Japan
Yohan Wijaya, Acer Consumers Lead,  Intel Asia Pacific Japan

Yohan Wijaya, Acer Consumers Lead, Intel Asia Pacific Japan menyampaikan, melalui APAC Predator League 2019 yang Final Round akan berlangsung pada 15-17 Februari 2019 di Bangkok, Thailand. Gamers yang nantinya mewakili Indonesia, diharapkan mampu membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia. Pada Predator League 2018 Indonesia berhasil meraih peringkat kedua, semoga tim yang terpilih nantinya nama Indonesia kembali berkibar di Asia Pasifik.

Senin, 21 Januari 2019

Mencoba Kartu Jak Lingko, Naik Transjakarta dan Angkot Hanya Rp 3.500

Setelah pada tahun lalu mencoba layanan OK-Otrip, pada tahun ini saya mencoba layanan Jak Lingko. Selain berganti nama dari OK-Otrip menjadi Jak Lingko, kabarnya cakupannya akan lebih luas lagi hingga transportasi berbasis rel.  Dikenakan kartu OK-Otrip yang saya miliki hilang, maka saya harus membeli kartu kembali.

Kartu Jak Lingko Angkot Jakarta
Pembayaran Angkot dengan Kartu Jak Lingko

Saya mendatangi halte Tosari untuk membeli kartu Jak Lingko seharga Rp 10.000 (tanpa ada saldo). Kartu Jak Lingko yang saya dapatkan adalah kartu Tapcash, bekerjasama dengan BNI, sehingga bisa isi saldo di ATM dan EDC BNI. Namun, dikarenakan EDC BNI di halte Tosari sedang bermasalah, sehingga saya belum bisa mengisi saldo kartu Jak Lingko. Akhirnya saya melakukan pengisian saldo pada ATM BNI.

Kartu Jak Lingko bekerjasama dengan BNI
Kartu Jak Lingko bekerjasama dengan BNI

Pada 18 Januari 2019 saya mencoba kartu Jak Lingko. Setelah melakukan perjalanan dengan KRL sampai Stasiun Pesing, saya berjalan kaki menuju Halte Transjakarta Indosiar. Saya melakukan Tap In pada pukul 10.50 dan dikenakan tarif Rp 3.500, sampailah saya di Halte Transjakarta Kebon Jeruk pada pukul 11.14. (Kemudian saya menggunakan ojek online untuk menuju Nasi Gandul Bu Endang di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat)

Halte Transjakarta Kebon Jeruk
Halte Transjakarta Kebon Jeruk

Setelah selesai menikmati Nasi Gandul, tujuan selanjutnya adalah Central Park Mall. Saat berjalan keluar dan menyusuri Jalan Pesanggrahan, terlihat ada angkot berwarna merah dengan stiker "OK30" Meruya-Citraland. Jadi terpikir untuk mencoba naik angkot dengan kartu Jak Lingko, awalnya supir angkot memastikan memiliki kartu untuk pembayaran.

Angkot OK 30 Meruya-Citraland
Angkot OK 30 Meruya-Citraland

Suasana Angkot Meruya-Citraland
Suasana Angkot Meruya-Citraland

Saya masuk ke dalam angkot dan menyerahkan kartu Jak Lingko kepada supir. Kemudian ditempelkan pada alat Tap In yang ada di sebelah kiri supir. Perjalanan dari Jalan Pesanggarahan sampai di samping Citraland (Mal Ciputra) sekitar 24 menit, pada pukul 12.10 hingga 12.34. 

Tempat Penurunan Penumpang Angkot Meruya-Citraland

Perjalanan dari samping Citraland menuju Citraland dilanjutkan dengan berjalan kaki, mampir sejenak ke Hero untuk membeli minuman.  Pada pukul 12.50 saya sampai di Halte Transjakarta Grogol 2, kemudian iseng cek saldo di dekat loket, saldo pun belum berkurang lagi.

Pemandangan dari Halte Grogol 2

Kemudian Tap In untuk masuk ke dalam halte, saldo pun juga belum berkurang lagi pada pukul 12.55. Berjalan pada halte arah ke Pinang Ranti/PGC untuk menunggu bus, lalu turun di Halte S.Parman Podomoro City. Sampailah saya di dalam Central Park Mall pada pukul 13.10.  Perjalanan saya menggunakan dua kali Transjakarta dan satu kali angkot, cukup dengan membayar tarif sebesar Rp 3.500 (selama belum melewati durasi 3 jam).

Kesimpulan:

Pengalaman menggunakan Kartu Jak Lingko, sementara waktu ini masih sama dengan menggunakan kartu OK-Otrip. Namun, pada kesempatan kali ini, saya mencoba naik angkot yang hanya menerima pembayaran dengan kartu elektronik. Untuk rute Indosiar-Kebon Jeruk, Pesanggrahan-Citraland, dan Grogol 2-S.Parman Podomoro City dengan tarif Rp 3.500 cukup hemat.

Harapannya kartu Jak Lingko bekerjasama dengan bank lainnya juga. Sehingga memudahkan masyarakat memilih kartu bank. Termasuk kemudahan isi ulang saldo, sesuai rekening bank yang dimiliki oleh masing-masing orang. Penjualan kartu Lingko mungkin bisa lebih banyak tempat, saya perhatikan dari informasi di Twitter, baru tersedia pada halte tertentu.